Sukses

7 Hal Paling Mengerikan di Luar Angkasa

Liputan6.com, Jakarta - Hingga saat ini para ilmuwan berlomba-lomba untuk mengungkap misteri alam semesta, termasuk luar angkasa.

Sayangnya, dari sedikit yang sudah diketahui soal misteri alam semesta, informasi yang banyak justru soal hal mengerikan yang ada di luar angkasa.

Berbagai hal mulai dari black hole, kondisi yang tak ramah kehidupan, hingga potensi kiamat, semua beredar di luar angkasa.

Berikut ini adalah hal-hal paling mengerikan di luar angkasa, sebagaimana dilansir Listverse.

1. Kiamat Higgs Boson

Ilmuwan sudah punya banyak sekali skenario hari kiamat. Namun salah satu yang paling mengerikan adalah yang disebut sebagai kiamat Higgs Boson. Ini adalah yang paling dipercaya oleh para ilmuwan, termasuk Stephen Hawking.

Hal ini terjadi dengan cara sebuah gelembung yang dipenuhi dengan energi Higgs yang berfluktuasi, yang harus tetap konsisten agar alam semesta tetap stabil. Namun lama kelamaan, gelembung ini akan menyebar di ruang hampa dan memicu alam semesta tak lagi stabil.

Akhirnya, alam semesta akan terprogram ulang dengan cara disintegrasi sampai ke tingkatan atomnya.

Jadi jika kiamat lain hanya seputaran terhantam asteroid, kiamat Higgs Boson adalah soal hancurnya alam semesta hingga ke titik terkecilnya.

Untungnya, meski diprediksi hal ini telah terjadi, fenomena ini akan terjadi jauh di masa depan, ketika kita telah lama pergi.

 

2 dari 7 halaman

2. Kanibalisme Galaksi

Ketika kata kanibalisme sendiri telah terdengar mengerikan, rasanya kanibalisme galaksi adalah yang jauh-jauh lebih mengerikan.

Hal ini berarti galaksi yang besar 'melahap' galaksi yang lebih kecil. Hal ini bisa terjadi karena banyak hal, mulai dari orbit yang bersinggungan hingga tarikan gravitasi bintang dan planet.

Uniknya, ilmuwan menyebut bahwa galaksi Andromeda pernah benar-benar melahap sebuah galaksi yang dekat dengan galaksi Bima Sakti kita. Hal ini terjadi 2 milyar tahun lalu. Dalam hitungan ilmuwan, kita bisa termakan galaksi lain dalam 4,5 miliar tahun lagi.

 

3 dari 7 halaman

3. Lubang Hitam Jahat

Lubang Hitam ternyata bisa jadi jahat. Ketika gagasan soal lubang hitam yang akan menarik segala sesuatu yang mendekat ke jarak gravitasinya, ternyata ada lubang hitam yang memiliki lintasan orbit.

Jadi, menurut penelitian para ilmuwan, di luar sana terdapat satu jenis lubang hitam yang bergerak, bahkan dengan kecepatan luar biasa. Dengan ini, apapun yang ada di lintasan tersebut akan habis.

 

4 dari 7 halaman

4. Bintang Zombie

Bintang zombie adalah istilah yang merujuk pada bintang yang mati lalu hidup kembali. Para ilmuwan belakangan menemukan sebuah bintang yang harusnya mati di tahap supernova namun nyatanya tidak.

Hal ini disebut akan mengubah tatanan alam semesta jika di sekitarnya ada kehidupan.

Seperti yang kita tahu, bintang suatu saat akan kehabisan gas dan lama kelamaan mati, termasuk matahari kita. Namun hidupnya kembali bintang adalah hal yang masih belum dipahami oleh ilmuwan.

 

5 dari 7 halaman

5. Tabrakan Tiga Galaksi

Di tahun 2007 lalu, para astronom mengobservasi sebuah fenomena antariksa di mana tiga buah galaksi bertabrakan. Disebut, tabrakan antara dua galaksi memang mengerikan, namun sudah sering terjadi.

Akan tetapi tabrakan tiga galaksi adalah hal yang sangat jarang terjadi. Hasilnya pun masif, di mana tabrakan ini menghasilkan satu bintang besar, yang kira-kira 200 kali massa matahari.

 

6 dari 7 halaman

6. Lubang Hitam Terbesar di Semesta

Baru-baru ini, ilmuwan menemukan lubang hitam terbesar di alam semesta yang bernama SDSS J0100 + 2802. Ketika lubang hitam saja sudah mengerikan, tak terbayangkan bagaimana lubang hitam dengan ukuran yang besar.

Terlebih lagi, ini juga lubang hitam yang paling terang, yang lebih dari 420 triliun matahari.

Ilmuwan lagi-lagi tidak memahami pembentukan lubang hitam yang besar dan terang ini. Karena ini tidak ada kala tahap awal pembentukan alam semesta ini. Lubang hitam ini pun ditasbihkan jadi lubang hitam paling misterius yang pernah ada.

 

7 dari 7 halaman

7. Tempat Terdingin di Semesta

Alam semesta pada dasarnya adalah tempat yang dingin. Bintang seperti matahari hanya menyinari dan menghangatkan sebagian kecil saja dari sudut-sudut semesta.

Namun ada tempat yang disebut ilmuwan adalah yang terdingin. Ialah Boomerang Nebula. Ini adalah tempat sejauh 5.000 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Centaurus. Temperaturnya adalah 1 Kelvin, atau minus 272,15 derajat Celcius.

Penjelasan dinginnya tempat ini adalah ketika bintang mati terlempar ke bintang besar, membuat material yang dilepaskan menjadi ledakan dingin.

Reporter: Indra Cahya

Sumber: Merdeka.com

Loading
Artikel Selanjutnya
Kejengkelan Vladimir Putin Soal Korupsi di Markas Program Antariksa Rusia
Artikel Selanjutnya
Pesawat Luar Angkasa Jepang Siap Kembali ke Bumi, Bawa Sampel dari Asteroid Terdekat