Sukses

Asisten Virtual Sering Disalahgunakan Para Jomblo

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran asisten virtual seperti Siri, Google Assistant dan Cortana memang cukup membantu pengguna smartphone.

Seringkali, asisten virtual dimanfaatkan untuk menanyakan arah, informasi, memesan makanan, membuka aplikasi, dan masih banyak lagi.

Lucunya, sebagian orang ternyata menyalahgunakan asisten virtual.

Seorang pakar internet mengungkap, kalangan pria jomblo cenderung menggunakan asisten virtual dan chatbot untuk percakapan yang tidak normal.

Dikutip dari Mirror pada Kamis (21/3/2019), hal itu dibuktikan dari salah satu chatbot bernama Robin. 

CEO Robin Labs, Ilya Ekstein, membenarkan chatbot tersebut sering digunakan untuk percakapan berbau seksual. "Kami telah cek data pengguna, kebanyakan berasal dari remaja pria dengan status single," kata Ekstein.

"Hampir lebih dari 300 percakapan seksual terjadi setiap harinya. Ini karena mereka mungkin bisa saja sedanf kesepian dan bosan. Kami tak mungkin biarkan hal tersebut terjadi begitu saja. Ini adalah sebuah gejala," tutur Ekstein melanjutkan.

Meski kebanyakan melakukan percakapan dengan topik tak semestinya, Ekstein mengaku pengguna chatbot tersebut mengharapkan keberlangsungan hubungan yang lebih serius.

Asisten virtual dan chatbot sendiri dijanjikan sebagai salah satu wadah interaksi manusia di masa depan.

Berbekal teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, AI), asisten virtual dan chatbot bertugas untuk merespons pengguna dengan kalimat atau suara instruktif.

2 dari 3 halaman

Google Assistant Kini Bisa Bicara Dwi-Bahasa

Google dilaporkan terus meningkatkan kemampuan asisten virtualnya, yakni Google Assistant. Terbaru, layanan tersebut dibekali dengan kemampuan banyak bahasa dalam percakapan.

Dikutip dari GSM Arena, Selasa (4/9/2018), pengguna kini dapat langsung berbicara dengan Google Assistant dalam beberapa bahasa saat melakukan sebuah percakapan.

Maksudnya, asisten virtual ini dapat mengenali bahasa berbeda yang diucapkan pengguna, tanpa perlu melakukan pengaturan bahasa lebih dulu. Jadi, proses percakapan bisa berjalan lebih mulus. 

Untuk sekarang, kemampuan ini baru mendukung bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Italia, dan Jepang. Google menuturkan dukungan untuk lebih banyak bahasa akan digulirkan dalam beberapa bulan mendatang.

Dalam demo yang ditampilkan, kemampuan dwi-bahasa ini memang terbilang baik. Google Assistant dapat merespon pertanyaan yang diajukan dengan bahasa berbeda tanpa kendala berarti. 

Akan tetapi, kemampuan ini belum mendukung penggunaan dua bahasa sekaligus dalam satu pertanyaan. Terlepas dari hal itu, Google Assistant menjadi lebih alami.

Google menyebut kemampuan ini akan tersedia untuk speaker pintar dan smartphone. Dukungan Google Assistant dilaporkan juga akan digulirkan ke headphone, seperti JBL Everest GA, LG Tone Platinum, dan Earin M-2.

Sebelumnya, Google juga sudah menghadirkan dukungan bahasa Indonesia untuk asisten virtual ini. Karenanya, pengguna smartphone di Tanah Air dapat langsung berbicara seperti biasa dengan Google Assistant.

3 dari 3 halaman

Google Assistant Kini Bisa Diperintah dengan Bahasa Indonesia

Google meluncurkan kemampuan Asisten Google berbahasa Indonesia untuk smartphone yang menggunakan OS Android 5.0 (Lollipop) ke atas. Pengguna iPhone (iOS 9.1 ke atas) pun bisa memerintah Asisten Google dalam bahasa Indonesia.

Mengutip keterangan resmi dari Google yang diterima Tekno Liputan6.com, untuk mengakses Google Assistant berbahasa Indonesia, pengguna bisa menyetel perangkat ke bahasa Indonesia serta memperbarui aplikasi Google ke versi terbaru.

Dengan fitur ini, pengguna bisa berbicara dengan Google untuk membantu melakukan banyak hal. Misalnya saja mengirim pesan singkat, menyetel pengingat, meminta petunjuk arah, menyetel alarm, dan lain-lain.

Untuk mencobanya, tinggal tekan dan tahan tombol Home atau ucapkan "Ok Google" di smartphone yang mendukung fitur ini.

Google Assistant berbahasa Indonesia tentunya memudahkan pengguna berbahasa Indonesia untuk melakukan penelusuran seperti mencari resep, menerjemahkan kalimat, hingga menghibur dengan cerita-cerita lucu.

(Jek/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Perkenalkan, Asisten Virtual Pertama di Dunia Tanpa Jenis Kelamin
Artikel Selanjutnya
4 Cara Memanfaatkan Google Assistant untuk Menunjang Produktivitas