Liputan6.com, Rusia Kekecewaan sejumlah pengguna WhatsApp pasca diakuisisi oleh Facebook ternyata menuai keuntungan tersendiri. Setidaknya hal inilah yang tengah dialami oleh pesaing layanan pesan instan Telegram.
Sehari pasca akuisisi WhatsApp, Telegram mengumumkan telah kecipratan sekitar 500.000 pengguna baru. Jumlah ini menjadikan layanan pesan instan melesat dalam waktu yang relatif singkat.
Melansir laman The Next Web, dalam kurun waktu dua hari kemudian Telegram juga mengumumkan kesuksesannya merajai toko aplikasi AppStore di 48 negara di dunia.
Meski sempat mengalami down selama dua jam, Telegram memastikan akan menambah server untuk menanggulangi lonjakan pengguna. Hingga berita ini ditulis Telegram telah memiliki 4,95 juta pengguna baru, sedikitnya ada sekitar 100 pengguna baru per detiknya yang mendaftar.
Telegram merupakan aplikasi pesan instan yang dibuat oleh adik kakak Nikolai dan Pavel Durov. Berbeda dengan aplikasi pesan instan lainnya, Telegram LLC diklaim memiliki kecepatan dan keamanan yang jauh lebih baik karena menggunakan sistem database yang tersimpan di layanan Cloud.
Aplikasi yang sudah dapat diunduh secara gratis oleh pengguna Android dan iOS ini untuk dapat membuat group chat yang mampu menampung hingga 100 partisipan. Selain itu pengguna juga dapat saling berkirim video maksimal berukuran 1 GB.
Baca juga:
`Calo` WhatsApp dan Facebook Dapat Komisi Miliaran Rupiah
Pendiri WhatsApp Dulu Pernah Ditolak Kerja di FacebookKecewa Dibeli Facebook, Pengguna Ancam Hapus WhatsAppPendiri WhatsApp, Miliarder yang Dibesarkan Kupon Makan Gratis
Telegram Kecipratan Pengguna Baru Dari WhatsApp
Hingga kini Telegram sudah memiliki 4,95 juta pengguna baru, sedikitnya ada sekitar 100 pengguna baru per detiknya.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/633796/original/telegram-1402056c.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru6 hari yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562930/original/087212000_1776842538-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-22T142049.188.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403399/original/021681200_1682044577-cek_fakta_mesin_cuci.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362168/original/042983100_1790759666-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_8.42.42_AM.jpeg)