:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4189388/original/033462900_1665572207-Banner_Infografis_Jokowi_Sebut_28_Negara_Antre_Jadi_Pasien_IMF.jpg)
- HOME
- News
- Bisnis
- Enam Plus
- Bola
- TV
- ShowBiz
- Otomotif
- Foto
- Hot
- Cek Fakta
- LAINNYA
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
TeknoBerita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
SurabayaBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini di Surabaya dan Sekitarnya
-
LifestyleBerita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
- KesehatanKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Relationship, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
Cek Fakta -
Informasi Umum
- PengertianMenurut KBBI, resesi adalah kelesuan dalam kegiatan dagang, industri, dsb secara global.
Topik Terkait
Dampak Resesi Global ke Indonesia, Cadangan Devisa Habis hingga Suku Bunga Mencekik
Pengamat Ekonomi Indonesia Strategic and Economic Action Institution, Ronny P Sasmita, mewaspadai potensi resesi global yang akan berdampak langsung terhadap ekonomi Indonesia.
Utamanya lantaran perlombaan bank sentral dalam menaikan suku bunga acuan untuk meredam inflasi. Kebijakan itu dinilai bakal ikut memperparah kondisi ekonomi global karena memperketat likuiditas.
"Hal tersebut telah kita rasakan dua bulan lalu ketika rupiah nyaris menembus angka Rp 16.000 per dolar AS akibat tekanan capital ouflow," ujar Ronny kepada Liputan6.com, Senin (20/2/2023).
Menurut dia, kenaikan suku bunga acuan khususnya Bank sentral Amerika Serikat atau The Fed otomatis membuat arus modal keluar (capital outflow) bakal semakin deras. Antisipasinya, Bank Indonesia (BI) pun akan ikut dalam gelombang kenaikan suku bunga acuan.
"Jadi risiko utama dari peningkatan suku bunga the Fed adalah capital outflow. Untuk meredamnya, mau tak mau BI juga harus mengerek suku bunga ke level yang cukup tinggi untuk menahannya," terang Ronny.
Selanjutnya, ia meneruskan, Bank Indonesia juga harus menggunakan devisa yang ada untuk membeli aset-aset finansial yang dilepas oleh investor.
"Imbasnya, devisa negara makin menipis. Karena itulah akhirnya pemerintah kekeuh meminta eksportir untuk tidak menahan dollarnya di luar negeri," sebut Ronny.
Risiko lainya dari kenaikan suku bunga BI, dia menambahkan, yakni mengetatnya likuiditas untuk investasi dalam negeri. Alhasil, para pengusaha akan berpikir ulang untuk menambah kredit dalam rangka pembukaan usaha baru atau ekspansi usaha karena bunga kredit tinggi.
"Artinya, pertumbuhan akan ikut tertekan nanti dari sisi investasi, karena suku bunga untuk kredit dinilai terlalu tinggi," kata Ronny.
Tanda-tanda
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkapkan kekhawatirannya terkait dampak resesi global yang sudah mulai terasa bagi Indonesia.
Meskipun ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2022 berhasil tumbuh 5,31 persen, namun kinerja ekspor yang menjadi penyokong ekonomi tahun lalu mulai melemah.
Bahkan Bahlil menyebut kinerja ekspor kuartal pertama tahun ini mengalami pelemahan jika dibandingkan dengan kinerja pada kuartal IV tahun 2022.
“Ekspor kita di kuartal I-2023 ini rada-rada, tidak sebaik di kuartal IV-2022. Ini tanda-tanda sudah mulai menurun,” ungkap Bahlil dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Investasi.
Selain kinerja ekspor, Bahlil juga mengkhawatirkan terganggunya investasi yang masuk di tahun 2023. Apalagi targetnya naik menjadi Rp1.400 triliun. Masuknya investasi asing ke Indonesia di kuartal perdana ini juga tidak lebih baik dari capaian di kuartal IV-2022.
“Saya baru cek, di kuartal I ini agak tidak sebaik dengan kuartal IV-2022 dan beberapa negara sudah menanyakan investasi di negara kita, dan ini masih butuh pergerakan-pergerakan maintenance yang baik,” ungkapnya.
Bahlil menyimpulkan, tahun 2023 menjadi tahun yang sulit selain bertepatan dengan tahun politik. Sebagaimana historisnya, ketika sebuah negara memasuki tahun politik, para investor memilih untuk menahan diri (wait and see) dalam berinvestasi.
“Kita di tahun 2023 menurut saya ini tahun yang tidak main-main,” katanya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299546/original/056513500_1784263210-Screenshot_2026-07-17_111351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567468/original/050020200_1777282004-cek_fakta_alsintan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4536545/original/069114500_1691974925-cek_fakta_satir_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4327778/original/077980300_1676625299-1F13B41E-798C-47CD-852C-97E5F5F7D4E4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/4306952/original/098760000_1675030857-ancaman-resesi-global-indonesia-bisa-lindungi-warganya-f8fd10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/663000/original/IMF-logo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4188618/original/033805500_1665545265-WhatsApp_Image_2022-10-12_at_10.16.28_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985851/original/076163300_1649154109-20220405-Bank-Dunia-Ekonomi-Indonesia-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3649277/original/033280900_1638336173-20211201-Pembatasan_Jam_Operasional_Warteg_di_Masa_PPKM_Level_2-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4189062/original/048325000_1665559754-IMF_dan_Sri_Mulyani.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4031229/original/058921600_1653307356-Screenshot_20220523-182219_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4176103/original/007326300_1664509567-recession-2530812_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4174388/original/068654700_1664367055-luhut_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4186552/original/004326000_1665390759-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2922918/original/005670200_1569486698-kristalina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3247084/original/051906100_1600864132-20200923-Indonesia-Bersiap-Alami-Resesi-TEBE-13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1770927/original/084181900_1510736171-Nikel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4181791/original/062613500_1664962357-Ketua_DPR_Puan_Maharani_Buka_Pertemuan_Parliamentary_Forum_P20_Speaker_Summit-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4181795/original/065418200_1664962360-Ketua_DPR_Puan_Maharani_Buka_Pertemuan_Parliamentary_Forum_P20_Speaker_Summit-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4181708/original/052343000_1664959333-Screenshot_2022-10-05-14-51-26-905_com.google.android.youtube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3207947/original/044865200_1597306689-pexels-burak-k-187041.jpg)