Sukses

Informasi Pribadi

  • Nama LengkapChristianto Wibisono
  • Nama TionghoaOey Kian Kok
  • Tempat dan Tanggal LahirSemarang Jawa Tengah, 10 April 1945
  • PendidikanMagister FISIP Universitas Indonesia tahun 1978
  • KarirPenulis, Asisten pribadi Wakil Presiden Adam Malik 1978-1983 khusus masalah Dialog Utara Selatan, Anggota Komite Ekonomi Nasional era Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono 2007-2010, pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia,
  • WafatJakarta, 22 Juli 2021

Berita Terkini

Lihat Semua
Topik Terkait

    Berawal Dari Penulis

    Christianto Wibisono atau nama Tionghoanya Oey Kian Kok, lahir di Semarang Jawa Tengah (Jateng), pada tanggal 10 April 1945. Dia mengawali karir sebagai penulis di surat kabar, yang diterbitkan Ikatan Pers Mahasiswa Indonesia (IPMI), bernama Harian KAMI.

    Surat kabar tersebut terbit perdana pada tanggal 18 Juni 1966. Di tahun 1971, dia bersama Gunawan Muhammad turut menjadi pendiri mingguan Ekspres, yang kemudian menjadi cikal bakal majalah Tempo.

    Asisten Adam Malik

    Pada tahun 1974, Christianto Wibisono kembali ke kampusnya untuk menyelesaikan kuliahnya di Magister Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintah (FISIP) Universitas Indonesia (UI) di tahun 1978.

    Dia lalu ditunjuk menjadi asisten pribadi (aspri) Wakil Presiden (Wapres) Adam Malik dari tahun 1978 hingga 1983. Christianto khusus menangani masalah Dialog Utara Selatan. Saat itu, Adam Malik menjadi anggota Komisi Utara Selatan, yang diketuai mantan kanselir Jerman, Willy Brandt.

    Kerusuhan 1998

    Di tahun 1980, Christianto Wibisono mendirikan Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI). Saat kerusuhan Orde Baru di bulan Mei 1998, rumah putrinya, Jasmine Wibisono di Pantai Indah Kapuk, dibakar oleh massa. 

    Di tahun yang sama, dia meninggalkan Indonesia untuk menjadi lobbyist kepentingan Indonesia di Washington DC, yang memantau percaturan diplomasi global di Kongres Amerika Serikat.

    Karena keputusannya inilah, dia batal masuk reshuffle Kabinet Persatuan Nasional Presiden RI Abdurrahman Wahid. Pada tahun 2006, dia kembali ke Indonesia dan diangkat menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di tahun 2007-2010.

    Tutup Usia

    Christianto Wibisono menjadi analis bisnis terkemuka di Indonesia. Dia juga tetap aktif sebagai Ketua Pendiri PDBI. Di tengah kesibukannya, Christianto mampu merampungkan tulisannya dengan kajian 'Menuju Presiden ke-7' dan 'Anatomi Presiden ke-7'. Dia juga dipercaya menjadi penasihat Partai Solidaritas Indonesia (PSI).  

    Pada hari Kamis (22/7/2021), Christianto Wibisono tutup usia, bertepatan dengan satu hari jelang Hari Ulang Tahun (HUT) pernikahannya ke-50.