Andien Ingin Pendidikan Jadi Jalan Keluar dari Rantai Kemiskinan

Andien pun memilih mendirikan sekolah langsung di tengah perkampungan dengan berbagai pertimbangan dan latar belakang. Selengkapnya di sini.

Jadi intinya...
  • Andien menepis stigma sekolah gratis hanya untuk orang berduit.
  • Anak pemulung berbeda, biaya sekolah gratis tak termasuk transportasi/seragam.
  • Andien dirikan sekolah di perkampungan agar pendidikan putuskan kemiskinan.

Liputan6.com, Jakarta - Musisi Andien Aisyah atau Andien menepis anggapan bahwa hanya orang berduit yang bisa sekolah lewat sekolah gratis yang didirikannya. Andien menyebut bahwa pemerintah memang sudah menyediakan sekolah gratis. Namun untuk anak pemulung dan anak Kampung Apung, persoalannya berbeda.

"Sebenarnya ketika ada stigma bahwa hanya yang punya uang yang bisa sekolah, itu enggak benar sama sekali. Dan pemerintah pun juga sudah mendirikan kok sekolah rakyat, sekolah gratis, gitu ya, yang bisa diikuti oleh banyak sekali orang," ujar Andien Aisyah saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (11/10/2026).

Menurut Andien, anak-anak di kampung tersebut sudah terbiasa bekerja sejak kecil. Karena itu, cerita mereka tidak bisa disamakan dengan anak lain.

"Cuma ketika kita ngomonginnya masalahnya nih spesifik kepada anak-anak pemulung, anak-anak di Kampung Apung, yang dari kecil itu sudah terbiasa untuk bekerja, akan menjadi berbeda ceritanya, karena mereka sudah kerja dari kecil, gitu," katanya.

Tak Sepenuhnya Gratis

Sebelumnya, konsep sekolah gratis di luar sana diketahui hanya berlaku untuk biaya sekolahnya. Biaya lain tetap harus ditanggung keluarga, mulai dari biaya transportasi, seragam, hingga buku pelajaran.

"Dan ketika kita ngomongin sekolah gratis, yang gratis kan sekolahnya, tapi transportasi ke sananya enggak gratis, kemudian seragamnya enggak gratis, bukunya enggak gratis juga, gitu," ungkapnya.

Alasan Dirikan Sekolah di Tengah Perkampungan

Hal-hal itu membuat keluarga harus berpikir matang. Karena itu, Andien pun memilih mendirikan sekolah langsung di tengah perkampungan.

"Jadi, itu kenapa akhirnya solusi untuk mendirikan sekolah di tengah-tengah perkampungan tersebut menjadi yang paling apa ya, yang paling bijaksana yang bisa kita lakukan sekarang, at least untuk kami di Andien Foundation," tuturnya.

Pendidikan Jalan Keluar dari Kemiskinan

Andien berharap pendidikan bisa memutus rantai kemiskinan di kampung-kampung itu. Ia ingin anak-anak berani bermimpi.

"Jadi aku merasa mungkin pendidikan bisa menjadi jalan keluar dari rantai kemiskinan yang mereka punya," pungkas Andien.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Pihak Sarwendah Sebut Ruben Onsu Ajukan 13 Bukti dalam Sidang Gugatan Hak Asuh Anak

Umar Syarifuddien SjadjaahTim Redaksi
Copy Link
Batalkan