Perjalanan Zhifanna di Dangdut Academy 8, Tersenggol di Top 15 Grup 2

Sepanjang kompetisi, Zhifanna dikenal konsisten mendapat pujian lewat penampilannya, sebelum akhirnya langkahnya terhenti di 15 besar.

Diterbitkan 09 Oktober 2026, 14:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Zhifanna Putri Allaysa tersenggol dari Top 15 Grup 2 Dangdut Academy 8.
  • Ia adalah wakil Tim Selfi Yamma yang dikenal konsisten sejak audisi.
  • Penampilannya di Top 15 Show hanya meraih 1 standing ovation dan 1 bintang.

Liputan6.com, Jakarta - Zhifanna Putri Allaysa, academia asal Pesisir Selatan, Sumatera Barat, resmi dinyatakan tersenggol dari babak Top 15 Grup 2 Dangdut Academy 8 (DA8) pada konser result, Kamis (8/10/2026). Kepergiannya mengakhiri perjalanan penyanyi 17 tahun itu sejak babak audisi Juni lalu.

Di babak Top 15 Grup 2, Zhifanna bersaing dengan Alexa (Ciamis), Azzio (Deli Serdang), Danil (Sumenep), dan Tazir (Langkat). Ia menjadi satu-satunya wakil Tim Selfi Yamma di grup tersebut.

Sepanjang kompetisi, Zhifanna dikenal konsisten

Profil Singkat Zhifanna

Zhifanna Putri Allaysa, yang akrab disapa Zhifa, lahir pada 20 Agustus 2009 di Nagari Kapuh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kini ia berusia 17 tahun.

Untuk pendidikan, Zhifanna masih berstatus pelajar kelas XI SMA, berdasarkan keterangan yang beredar pada Juli 2026. Sebelum terjun ke dangdut, ia lebih sering mengikuti lomba menyanyi pop di daerahnya. Ia baru mulai belajar dangdut pada era DA6 tahun 2023. Motivasinya ikut DA8 adalah membahagiakan kedua orang tuanya, dengan target menembus Top 2.

Perjalanan dari Audisi hingga Top 42

Zhifanna meraih golden ticket pada audisi Grup 4 (25/6/2026) lewat lagu “Cincin Kepalsuan” milik Elvy Sukaesih. Pada Final Audition Grup 8 (10/7/2026), ia membawakan “Ditikam Asmara” dan lolos ke babak konser.

Di babak Top 42 Grup 4, Zhifanna tampil membawakan “Bumipun Ikut Menangis” dan mendapat standing ovation dari seluruh juri, sehingga langsung lolos ke babak berikutnya. Pada Top 37, ia kembali langsung lolos dan sempat mendapat virtual gift D’Boss.

Babak Demi Babak hingga Top 15

Di Top 26 Grup 2 (25/8/2026), Zhifanna meraih tiga standing ovation lewat lagu duet “Sabda Cinta” dan lagu solo “Derita” dari Rhoma Irama, lalu dinyatakan lolos. Pada Top 21 Grup 4, ia membawakan “Mati Lampu” bersama Inayah dengan hasil 2 standing ovation, dan lolos pada konser result 14 September 2026.

Memasuki Top 17 Grup 4, Zhifanna membawakan “Penyakit Cinta” dan memperoleh 3 standing ovation serta 3 bintang. Ia sempat berada di dua terbawah bersama Inayah, namun tidak ada peserta yang tersenggol pada konser result 29 September 2026, sehingga ia lolos ke Top 15.

Akhir Perjalanan di Top 15

Pada Top 15 Grup 2 Show, Rabu (7/10/2026), Zhifanna hanya meraih 1 standing ovation dan 1 bintang. Hasil itu berbanding terbalik dengan Alexa yang tampil gemilang dengan 5 bintang. Pada konser result, Kamis (8/10/2026), Zhifanna dinyatakan tersenggol dan mengakhiri perjalanannya di Dangdut Academy 8.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Putri Marino Raih Penghargaan Face of Asia di Ajang Marie Claire Asia Star Awards 2026

Umar Syarifuddien SjadjaahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan