Dua Warisan Koes Plus Bertemu dalam Mashup Doa Suciku di Luka yang Pertama

Damon Koeswoyo dan Rico Murry menggandeng Anda Perdana untuk lagu Doa Suciku Di Luka Yang Pertama.

Diterbitkan 25 Agustus 2026, 14:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Anak Koes Plus mendaur ulang lagu legendaris "Doa Suciku" dan "Luka Yang Pertama".
  • Damon dan Rico bertanggung jawab menjaga warisan musik Koes Plus tetap dikenal generasi kini.
  • Lagu baru "Doa Suciku Di Luka Yang Pertama" dieksplorasi tanpa kehilangan identitas aslinya.

Liputan6.com, Jakarta - Masih ingat grup musik legendaris Indonesia Koes Plus yang populer di tahun 70-an? Kini anak-anak mereka melanjutkan warisan dengan mendaur ulang lagu Koes Plus yaitu “Doa Suciku” karya Murry Koesplus dan “Luka Yang Pertama” karya Tonny Koeswoyo menjadi sesuatu yang baru berjudul “Doa Suciku Di Luka Yang Pertama”.

Damon adalah anak dari Tonny Koeswoyo dan Rico, putra Murry Koes Plus, bersama-sama mereka merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga karya ayah mereka tetap dikenal hingga generasi-generasi berikutnya.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com baru-baru ini, lagu “Doa Suciku Di Luka Yang Pertama” dibuat tanpa mengorbankan identitas dasar musiknya. Dengan kata lain, ini tentang melihat seberapa jauh lagu ini bisa dieksplorasi tanpa kehilangan jati diri atau karakter aslinya.

Dalam perjalanan lagu “Doa Suciku Di Luka Yang Pertama”, nama Anda Perdana muncul di pikiran Damon karena dua alasa. Pertama, karena ia tak berasal dari keluarga Koes Plus.

Selain itu, ia menilai bahwa teman lamanya ini adalah seorang seniman dan juga musisi yang cukup kuat untuk mengubah warna lagu yang juga ingin ia masukkan ke dalam lagu tersebut.

“Yang pasti harus ada sesuatu yang lain di luar keluarga Koes Plus yang akan memberi warna tersendiri, khususnya di vokal,” katanya.

Mash Up Lagu-Lagu Koes Plus

Konsep dari Damon dan Rico adalah mashup lagu. Ini merupakan sesuatu yang tricky lantaran harus membongkar dan merangkai ulang lagu dengan melodi, lirik, dan identitas masing-masing.

Dan lagu ini pun menjadi salah satu yang menarik bagi Anda Perdana.

“Karena diajak Damon dan Rico, juga lagunya bagus banget. Menurut gue sangat menarik lagunya di-mashup. Keren! Dan sialannya, pas banget! Hahaha,” ucap Anda. 

Mengeksplorasi Berkali-kali Hingga Matang

Dalam proses mashup, lagu-lagu ini pun melalui eksperimen berkali kali untuk mencocokkan nada, lirik, dan emosi.

“Konsep mashup yang kita lakukan untuk kesekian kalinya berdasarkan kecocokan lagu dan syair. Kita tertantang membuat sesuatu yang lain daripada yang lain,” ujar Rico.

Eksperimen ini tidak hanya memberi kehidupan baru bagi dua lagu klasik lewat musiknya, tetapi juga membawa makna dan emosinya ke dunia generasi saat ini melalui video musiknya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Gemerlap Malam Puncak HUT SCTV 36 Xtraordinary, Jadi Wadah Musisi Lintas Generasi

Afradhiya N. R, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan