Penampilan Solo Nana Bulungan Dapat Banyak Catatan dari Para Juri

Soimah, Lesti, dan Wika Salim memberi banyak catatan kepada penampilan Nana tersebut.

Diterbitkan 20 Juli 2026, 18:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nana Bulungan tampil di babak utama Dangdut Academy 8 Top 42 pada Sabtu, 18 Juli 2026. Pemilik nama asli Asna Kirani ini tergabung dalam Tim Melly Lee bersama 13 peserta lainnya.

Nana tampil solo membawakan lagu Datang Untuk Pergi. Sayangnya, penampilan Nana tersebut tak mendapat Standing Ovation alias SO dari semua juri. Soimah, Lesti, dan Wika Salim ternyata memberi banyak catatan kepada penampilan Nana tersebut.

Masing-masing juri memberikan kritik yang membangun kepada Nana. Sebagai informasi, sebelumnya penampilan Nana saat tampil trio bersama Fakhri & Sakhi justru tuai pujian para juri.

"Tapi memang itu salah satu di catatan saya. Penempatan improv di ending aja. Jadi fokus yang di akhir aja yang tinggi. Beberapa hari yang lalu saya pernah komen. Jadi hati hati. Kalaupun ada improv sedikit gak apa-apa yang penting dia gong. Jangan ada beberapa tempat yang akhirnya nggak ada yang gong. Jadi simpan aja dulu. Kalau misalnya ada ide-ide improv. Simpen tempelkan nanti. Di lagu-lagu yang lain. Yang penting di lagu itu sudah ada gongnya, itu sedikit aja tapi mewah itu menurutku udah sah. Sama sedikit temponya ya. Agak lebek, tapi tadi belum begitu mengganggu. Terganggu karena improv tadi. Malah jadi terganggu," ujar Soimah.

Nana Akui Gugup

Nana mengaku bahwa ia agak gugup dalam penampilan solo-nya tersebut. Ia mengaku hanya latihan satu hari saja sebelum tampil. Lesti Kejora sebagai juara D'Academy musim pertama langsung memberikan tanggapan atas pernyataan dari Nana itu. Menurut Lesti, persiapan yang kurang karena jadwal yang padat selama kompetisi tak bisa jadi alasan.

"Jujur, penampilan buat malam ini agak gugup. Karena mungkin waktu latihannya sebentar aja, karena sehari aja, masih kurang persiapan aja," ujar Nana.

"Semua akademinya juga begitu. Jadi namanya kompetisi, kita bisa ditantang pada saat di panggung loh. Jadi kamu siapin mental itu ya sayang ya. Semangat kamu cantik loh. Suaranya juga bagus, harus pede," Lesti Kejora langsung memberikan tanggapan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Senada dengan Lesti Kejora, Wika Salim menyebut bahwa mental menjadi kunci dalam berkompetisi. Menurutnya, Nana punya modal yang lebih dari cukup untuk menjadi bintang dangdut yang bersinar di atas panggung. Hal itu juga dikonfirmasi kembali oleh Lesti Kejora. "Makanya sebetulnya itu ya, yang tidak maksimal karena kurangnya mental untuk berkompetisi sayang. Jadi memang kalau kompetisi itu semuanya di sini udah bagus semua tinggal bagaimana siapa yang paling cepat dan yang paling keras belajarnya. Dan kadang-kadang biasanya, di awal-awal dia biasa aja tapi belajarnya paling cepat. Nah itu bisa jadi dia nanti naiknya lebih tinggi lagi, buat Nana harus semangat sayang karena ini kesempatan buat Nana. Nana modalnya semua udah punya. Udah cukup banget tinggal di asah lagi," ujar Wika Salim. "Nana tadi uda disampein, kamu teh cantik, suaranya bagus, udah didukung dengan wajah yang cantik banget. Gak ada lagi cerita kamu gak percaya diri, kamu harus siap, harus cepat. Apalagi kamu coachnya Melly, mau belajar cengkok, mau belajar dinamika, mau belajar improvisasi pasti bakalan diturunkan ilmunya buat kamu," pungkas Lesti Kejora. Kritik dan saran dari para juri menjadi catatan untuk Nana yang kini menatap babak selanjutnya usai dinyatakan lolos dari Group 3 Top 42.

Halaman
Show All
Cinthya Septavy, Umar Syarifuddien SjadjaahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan