Saksikan Sinetron Asmara Gen Z Episode Selasa 31 Maret Pukul 21.30 WIB di SCTV

Saksikan Sinetron Asmara Gen Z Episode Selasa 31 Maret Pukul 21.30 WIB di SCTV.

Diterbitkan 31 Maret 2026, 20:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Amanda dan Jordan resmi bercerai secara agama di ruang kerja yang kaku.
  • Fattah bersedia bertemu Blade hanya jika Blade datang sebagai Jane.
  • Harry heran Aqeela tidak berpegangan padanya saat mereka berkendara.

Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Istiqomah Cinta Episode Selasa 31 Maret mengisahkan, suasana di ruang kerja terasa kaku, hening, dan penuh formalitas. Amanda dan Jordan duduk saling berhadapan tanpa banyak kata, seolah masing-masing tenggelam dalam pikirannya sendiri. Di sisi lain, Pak Dani hadir bersama dua orang saksi, menandakan bahwa momen ini bukan sekadar percakapan biasa. Berkas-berkas penting tersusun rapi di atas meja, menjadi simbol keputusan besar yang akan diambil. Dengan nada tegas namun datar, Pak Dani menyampaikan bahwa mulai hari ini, Amanda dan Jordan resmi bercerai secara agama. Mendengar pernyataan itu, Amanda hanya bisa memejamkan mata sejenak, mencoba menahan gejolak perasaan yang mungkin tak sanggup ia ungkapkan.

Di tempat lain, Mohan duduk diam di bangkunya. Ia menarik napas perlahan sambil menatap lurus ke depan dengan pandangan kosong. Dalam hati, ia merenung bahwa meskipun orang-orang tampak berada di tempat yang sama, tidak ada yang benar-benar tahu beban apa yang sedang dipikul oleh orang lain. Ia menyadari bahwa setiap orang mungkin sedang kehilangan sesuatu yang berharga tanpa terlihat oleh mata. Namun pada akhirnya, satu hal yang pasti—hidup harus terus berjalan, apa pun yang terjadi.

Sementara itu, Fattah baru saja keluar dari bilik toilet dengan tas di pundaknya, bersiap meninggalkan tempat tersebut. Tiba-tiba ponselnya berdering, dan ternyata Blade yang menghubunginya. Blade menanyakan apakah mereka bisa bertemu hari ini. Fattah terdiam sejenak, berpikir, sebelum akhirnya menjawab bahwa ia hanya bersedia bertemu jika Blade datang sebagai Jane. Mendengar syarat itu, Blade langsung terdiam, seolah tersentak oleh permintaan tersebut.

Tak lama kemudian, Fattah bertemu dengan Harry. Dalam percakapan mereka, Fattah menegaskan bahwa meskipun Elite Squad sudah tidak lagi bersama, ia tetap ingin membantu. Ia memiliki keinginan kuat untuk melihat seorang adik bisa kembali bersatu dengan kakaknya. Mendengar ketulusan itu, Harry pun mengangguk setuju, menerima niat baik Fattah.

Di siang hari yang terang, sebuah motor melaju stabil di jalanan. Harry mengemudi dengan tenang, sementara Aqeela duduk di belakangnya. Namun ada hal yang membuat Harry merasa heran. Dalam diam, ia bertanya-tanya mengapa Aqeela tidak berpegangan padanya seperti biasanya. Pertanyaan itu terus terlintas di benaknya, menambah keheningan di antara mereka selama perjalanan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Reza Arap Ungkap Persiapan Siaran Piala AFF 2026, Andalkan Tim Marapthon

Tim ShowbizTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan