Cellos Kejar Pembajak BYON Combat, Potensi Kerugian Capai Puluhan Miliar Rupiah

Yoshua Marcellos atau Cellos mengatakan bahwa saat ini fokus utamanya adalah satu orang yang identitasnya sudah dikantongi oleh pihak berwajib.

Diterbitkan 25 Februari 2026, 16:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Alasan di Balik Kisaran Kerugian Puluhan Miliar Rupiah

Cellos menguraikan, berdasarkan perhitungannya, apabila dikalkulasikan jumlah penonton ilegal, potensi pendapatan yang hilang mencapai angka yang sangat fantastis. Cellos menyebut angka puluhan miliar rupiah sebagai estimasi kerugian total, mengingat banyaknya orang yang menggantungkan hidup dan nafkah mereka dari industri olahraga hiburan ini.

"Kalau misalkan ditanya mau dihitung kerugian materiil itu sudah puluhan miliar ya. Karena sebenarnya saya ciptain pay-per-view ini, saya push culture pay-per-view di Indonesia ini kan sebenarnya untuk bisa menghidupkan industri. Terus ada orang-orang entah iseng atau tahu apa ya, yang dia melaksanakan kultur bobrok pembajakan. Salah satu pembunuh industri juga," urainya.

Pastikan Akan Kejar Pelaku

Cellos menegaskan bahwa dirinya tidak akan pandang bulu dalam memberantas aksi pembajakan yang dianggapnya sebagai pembunuh industri kreatif. Ia akan terus mengejar para pelaku lainnya sebagai bentuk dedikasinya menjaga ekosistem industri combat sport di Tanah Air.

"Selanjutnya pasti akan jauh lebih ini ya, kita kejar sampai akhir, sampai ke proses terakhir. Intinya kalau sampai sekarang ya ini kita sebagai contoh dulu, ada satu orang. Terus sisanya kita kejar terus," pungkas Cellos.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan