Pocong Merah Karya Sineas Hendra Lee Siap Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis dan 3 Bintang Utamanya

Film Pocong Merah karya sineas Hendra Lee berangkat dari legenda kelam Katiyem, dukun santet yang bangkit jadi pocong merah setelah kematian tragisnya.

Diterbitkan 17 Februari 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Film horor "Pocong Merah" karya Hendra Lee tayang 19 Februari 2026.
  • Kisah ini tentang dukun santet Katiyem yang bangkit menjadi pocong merah meneror desa.
  • Syuting dilakukan di Banyumas, termasuk Curug Cipendok dan Hutan Pinus Sawangan.

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah film horor siap menghantui para pencinta sinema di Tanah Air pada Februari 2026. Salah satunya, Pocong Merah karya sineas Hendra Lee yang dijadwalkan menyapa para pencinta sinema di Indonesia mulai 19 Februari 2026.

Sebelum menonton, mari simak sinopsis dan daftar pemain film Pocong Merah yang diproduksi Checklist Cinema. Pocong Merah berangkat dari legenda kelam perempuan bernama Katiyem, dukun santet yang bangkit menjadi pocong merah setelah kematiannya yang tragis.

Katiyem lantas menghantui keluarga yang pindah ke Desa Kaliboyong. Desa Kaliboyong pun jadi sarang dendam Katiyem dan teror pocong merah.​ Kisah Katiyem yang tragis merefleksikan beratnya pilihan moral, dampak dendam, serta keberanian untuk melawan kegelapan.

Lantas siapa saja yang membintangi film Pocong Merah? Pertama, Adinda Halona sebagai Nadia, kakak yang tegar dan menjadi pusat perlawanan terhadap teror pocong merah sekaligus penyelamat keluarga.​ Kedua, Ahmad Pule berperan sebagai Joko.

Joko menjadi garis pertahanan terakhir melawan kutukan abadi dan harus menghadapi kakaknya sendiri.​ Ketiga, Yogi Werner sebagai Aryo, antagonis utama sekaligus dalang ritual kebangkitan pocong merah yang mengerikan. Aryo rupanya terobsesi untuk menghidupkan kembali sang ibu.​

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showiz Liputan6.com, pada Senin (16/2/2026), Hendra Lee menjelaskan, Pocong Merah digarap dengan pendekatan visual yang kuat melalui pemilihan lokasi syuting bernuansa mistis di Banyumas dan sekitarnya.​

 

Kawasan Banyumas

Beberapa lokasi kunci yang digunakan antara lain Curug Cipendok di Banyumas. Inilah air terjun indah yang jadi latar adegan penting, serta Hutan Pinus Sawangan di Ajibarang, yang menghadirkan atmosfer sunyi, gelap, dan menegangkan.​

“Selain itu, berbagai titik lain di kawasan Banyumas juga dimanfaatkan untuk memperkuat dunia Desa Kaliboyong yang menjadi sarang dendam Katiyem dan teror Pocong Merah,” kata Hendra Lee.

Debut Penyutradaraan Hendra Lee

Pocong Merah menandai debut layar lebar Hendra Lee sebagai sutradara, setelah bertahun-tahun mengasah kemampuan di berbagai posisi teknis dan kreatif di industri film maupun televisi.​

Hendra Lee membawa filosofi bahwa film yang baik harus punya rasa, isi, kunci, dan pelajaran yang sampai ke penonton. Tema dendam, pilihan moral, serta keberanian melawan kegelapan dalam Pocong Merah terasa relevan hingga kini.

Salah Satu Kekuatan Pocong Merah

Salah satu kekuatan Pocong Merah yakni barisan pemain yang segar. Diharapkan para bintang dalam Pocong Merah turut menggerakkan regenerasi keaktoran dalam industri film. Selain Adinda Halona, Ahmad Pule, dan Yogi Werner, ada Putri Nabilla Aurora.

Putri Nabilla Aurora alias Billa Aurora adalah talenta muda asal Pekanbaru, Riau. Baru berusia 17 tahun, performanya digadang-gadang mampu menghidupkan karakter dengan emosi dan dinamika yang terbilang ekstrem dalam Pocong Merah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6