Puspa Indah Alumni Liga Dangdut Indonesia Indosiar Rilis Lagu Legendaris Madah dan Kerenah di 2 Negara

Puspa Indah, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Liga Dangdut (LIDA) Indosiar 2020, meluncurkan single remake bertajuk "Madah Dan Kerenah."

Diterbitkan 11 Desember 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Puspa Indah merilis remake lagu legendaris 'Madah Dan Kerenah'.
  • Lagu ini dirilis di Malaysia oleh Luncai Emas dan di Indonesia oleh Dua Suara Media.
  • Puspa Indah bangga membawakan karya maestro M. Nasir dan S. Amin Shahab.

Liputan6.com, Jakarta - Industri musik Tanah Air kembali diramaikan kolaborasi lintas negara yang melibatkan talenta muda berbakat dengan komposer legendaris Asia. Puspa Indah, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Liga Dangdut Indonesia (LIDA) Indosiar 2020, meluncurkan single remake bertajuk 'Madah Dan Kerenah' yang siap memanjakan telinga penikmat musik Melayu.

Langkah ini menjadi pencapaian istimewa bagi Puspa Indah, mengingat lagu tersebut merupakan karya emas dari dua maestro musik ternama, M. Nasir dan S. Amin Shahab. Tembang ini sekaligus menjadi pembuktian kualitas vokal Puspa yang mampu menembus pasar internasional.

"Alhamdulillah remake single 'Madah Dan Kerenah' versi aku ini dirilis di label musik internasional Luncai Emas di negara Malaysia. Sedangkan di Indonesia dirilis Label Dua Suara Media," ungkap Puspa Indah di Kawasan BSD City, Tangerang.

"Sangat bangga diberi kepercayaan untuk membawakan lagu ini dari Luncai Emas, apalagi karya lagu ciptaan dari dua seniman legendaris M. Nasir dan S. Amin Shahab," Puspa Indah menambahkan.

Secara tematik, lirik 'Madah Dan Kerenah' mengandung pesan tentang pentingnya kesabaran, ketulusan, dan kepercayaan dalam mempertahankan sebuah hubungan asmara yang penuh tantangan. Lagu ini mengajak pendengar untuk tidak mudah menyerah dan terus memperjuangkan cinta, serta selalu bersyukur atas apa yang dimiliki bersama pasangan.

 

Awalnya Agak Susah

Lebih jauh tembang pop Melayu ini menyisipkan pesan moral tentang pentingnya komunikasi yang baik dalam menyelesaikan masalah. Namun proses pendalaman lagu ini menjadi tantangan bagi Puspa, terutama dalam menjiwai lirik yang puitis khas lagu-lagu lawas negeri jiran.

"Awalnya agak susah dalam memahami bait-bait liriknya satu persatu. Seiring berjalannya waktu bisa dipahami dan dinyanyikan dengan nyaman," aku penyanyi kelahiran 9 Desember 2004 itu.

 

Nyanyi Sejak Usia 3 Tahun

Sementara untuk proses produksi rekaman melibatkan sederet nama profesional, mulai dari Hardo Maret, Ibel Santano, Iwan Romeo, hingga Rozac Tanjung. Untuk memperkuat nyawa lagu, video musik 'Madah Dan Kerenah' digarap dengan dengan mengambil latar keindahan alam kota Padang, Sumatra Barat.

Perjalanan karier Puspa Indah sendiri bukanlah sesuatu yang instan, melainkan hasil dari tempaan pengalaman sejak usia dini. Gadis berdarah Minang ini mengenang masa kecilnya yang sudah akrab dengan panggung dan kompetisi tarik suara.

"Aku awal bernyanyi sejak usia 3 tahun, dan sering diajak orang tua ke acara kondangan. Dari usia 8 hingga 10 tahun aku sering ikut lomba nyanyi dan sering menjadi juara. Pas usia 13 tahun bertemu seorang produser di Sumatra Barat, dan sampai sekarang konsisten bergelut di dunia musik," kenangnya.

 

Indonesia dan Malaysia

Dengan rekam jejak dan kemampuan vokal mumpuni, kehadiran Puspa lewat single daur ulang ini mendapat sambutan hangat dari pihak label di Malaysia. Datuk M. Nasir selaku bos Luncai Emas menaruh harapan besar pada kesuksesan lagu ini di pasar musik masa kini.

"Dengan dirilisnya kembali lagu 'Madah dan Kerenah' oleh Puspa Indah di Malaysia dan Indonesia, semoga lagu ini akan kembali hits dan berjaya di masa kini," ucap Datuk M. Nasir selaku founder dan owner Luncai Emas.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Ruben Onsu Ajukan Hak Asuh Anak, Sulit Bertemu Jadi Dasar Gugatan

M Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan