Lukman Sardi Ungkap Perjuangan Santi Sardi Melawan Sakit Sebelum Meninggal Dunia, Sempat Pulih

Lukman Sardi melepas kepergian Santi Sardi dengan ikhlas. Baginya, sang kakak kini sudah tak sakit lagi

Diterbitkan 10 Agustus 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Ya, namanya kita kehilangan orang yang bagian dari kita. Ya, namanya kakak ya, dari kecil bareng, segala macem pasti kita merasa kehilangan, ya,” kata pria kelahiran 1971 itu. 

“Aku ngeliatnya bahwa kita nggak boleh egois juga, gitu. Kalau kita terus pengen Mbak Santi tetep ada barengan kita, tapi kondisinya sakit kayak begitu ‘kan kasihan Mbak Santi-nya, gitu. Jadi aku pikir ini yang terbaik, ya. Seneng karena akhirnya Mbak Santi udah nggak sakit lagi, ya, udah gitu aja,” jelas Lukman. 

Perjalanan Karier Santi Sardi

Melansir dari berbagai sumber, Santi Sardi adalah seniman kelahirkan 3 Juni 1969. Selain bernyanyi, ia membintangi sekiar 11 film layar lebar. Santi Sardi debut pada 1974 lewat film Melawan Badai karya Arifin C. Noer. 

Setelahnya, ia dipinang sineas legendaris lainnya, Wim Umboh, untuk film Senyum Pagi di Bulan Desember yang meraih Piala Citra Utama Film Terbaik FFI 1975 dan satu penghargaan khusus, Pemeran Anak-anak Terbaik yang dimenangkan Santi Sardi.

Setelahnya, Sant Sardi membintangi sejumlah film yang lumayan terkenal. Beberapa di antaranya, Selalu di Hatiku, Jangan Menangis Mama, dan Satu Malam Dua Cinta. Film terakhirnya, Senyum Untuk Mama (1980).

Tak hanya itu Santi juga dikenal sebagai penyanyi yang membawakan lagu “Menabung” ciptaan dari Titiek Puspa.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Tsabitah Ashilah, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan