- Ozzy reuni dengan Black Sabbath setelah 20 tahun di Birmingham.
- Ozzy terharu berterima kasih atas dukungan penggemar selama kariernya.
- Masalah kesehatan Ozzy memburuk pasca operasi dan diagnosis Parkinson.
Liputan6.com, Jakarta Ozzy Osbourne mengatakan hal yang emosional dalam penampilan panggungnya yang terakhir kali. Bintang yang berumur 76 tahun ini bertemu kembali dengan rekan - rekan bandnya yaitu Tony Iommi, Geezer Butler, dan Bill Ward di Birmingham Villa Park pada Sabtu (6/7/2025) untuk pertama kalinya sejak 2005.
Ozzy Osbourne tampil memukau dengan balutan kain hitam dengan tongkat besar serta sorakan yang ramai memenuhi stadium.
Ozzy muncul dengan tampilan khasnya, memakai jaket kulit hitam yang panjang dengan riasan mata yang gelap. “Senang sekali bisa berada di panggung ini,” kata Ozzy ketika Ia menaiki panggung, dilansir dari Express, Senin (7/7/2025).
Ia juga mengajak penonton untuk menikmati konser ini. Penampilan terakhirnya mengundang kekhawatiran orang banyak karena sang vokalis Black Sabbath diketahui telah melakukan tujuh operasi dalam lima tahun terakhir. Ia juga diketahui tengah berjuang melawan penyakit Parkinson sejak 2019.
Masalah kesehatannya terlihat jelas ketika Ozzy meminum air dengan bantuan semprotan tenggorokan setelah menyelesaikan lagu pertama. Namun terlepas dari itu, ia tetap memukau dengan vokal yang menakjubkan.
Terharu Saat Kembali ke Kampung Halaman
Lebih dari 42 ribu penggemar memenuhi Villa Park menyaksikan kembali penampilan Black Sabbath setelah 56 tahun mereka dibentuk di kota ini. Ozzy sangat terharu saat berterima kasih kepada penggemar atas dukungan yang telah diberikan selama ia berkarier.
“Aku nggak bisa ungkapkan perasaan ini. Terima kasih dari lubuk hatiku yang paling dalam,” ungkapnya kepada penggemar saat setelah menampilkan lagu "Suicide Solution."
Kondisi Kesehatan Ozzy dan Rencana Tur
Sharon, pasangan Ozzy sekaligus manajernya, telah memberitahu Ozzy bahwa tur di tahun 2019 adalah tur terakhir kalinya dia. Di tahun ini juga Ozzy didiagnosis dengan penyakit Parkinson.
Black Sabbath telah menunda tur Eropa mereka untuk memberi Ozzy waktu untuk pulih, namun hal itu tak berjalan mulus. Ozzy secara mengejutkan jatuh ke lantai saat hendak tidur. Di saat lampu kamar padam, ia membaringkan diri ke kasur, tetapi meleset sehingga jatuh ke lantai.
Cedera Makin Parah
Menurut penuturan Shanon, kejadian ini memperparah cedera yang Ozzy alami di tahun 2003. Ia dilarikan ke rumah sakit dan dirujuk untuk melakukan operasi. Ozzy mengatakan operasi itu adalah operasi yang menyakitkan, namun Sharon mengatakan bahwa mereka belum dapat menyimpulkan seberapa parah cederanya.
“Lima operasi selanjutnya, itu menghancurkan tubuhnya. Penyakitnya: Parkinson dan cedera tulang belakang itu sangat menyiksa Ozzy. Benar - benar menyakitkan,” ujar sang mantan juri X Factor. (Tsabitah Ashilah/ Liputan6.com)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4907852/original/024909900_1722586131-240802_INFOGRAFIS_LIFESTYLE_10_Venue_Konser_Musik_Berstandar_Internasional_di_Indonesia_S_01.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4409778/original/074363200_1682745589-PPATK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321954/original/029124100_1786512297-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T122336.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5275518/original/031863200_1751880939-063_2180003774.jpg)