6 Fakta Yunita Siregar Syuting Film Kitab Sijjin dan Illiyyin: Hari Pertama, Ketemu Dukun dan Kirim Santet

Horor bukan genre baru bagi Yunita Siregar. Namun, keterlibatannya dalam Kitab Sijjin & Illiyyin terasa spesial. Di film itu ia sebagai tokoh utama bernama Yuli.

Diperbarui 30 Juni 2025, 07:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Horor sebenarnya bukan genre baru bagi aktris Yunita Siregar. Namun, keterlibatannya dalam Kitab Sijjin & Illiyyin karya sutradara Hadrah Daeng Ratu tetap terasa spesial. Pasalnya, di film itu ia jadi bintang utama, sebagai Yuli.

Dulu, saat membintangi film Tumbal Kanjeng Iblis (2022), Yunita Siregar ditugasi memperkuat pilar drama. Kini dalam Kitab Sijjin & Illiyyin, ia bersinggungan langsung dengan mistis dan horor. Kali pertama baca naskahnya, Yunia Siregar lelah sendiri.

“Pas baca ceritanya, aku saja membacanya capai (dalam arti), ini nanti eksekusinya apakah mungkin dilakukan di lokasi. Setnya bagaimana? Tadinya sempat ragu karena belum pernah horor. Lebih ke meragukan diri sendiri, gue bisa enggak ya?” katanya.

Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkai 6 fakta Yunita Siregar menbintangi film Kitab Sijjin & Illiyyin berdasarkan wawancara eksklusif di kantor KLY Jakarta, baru-baru ini. Hari pertama syuting, langsung adegan menghadap dukun.

1. Serasa Enggak Dikasih Napas

Masih segar dalam ingatan kala kali pertama membaca naskah Kitab Sijjin & Illiyyin karya Lele Leila hingga tuntas, Yunita Siregar mengaku bingung lantaran sebagai pembaca ia serasa tak diberi waku untuk menarik napas sejenak.

“Kesan pertama bingung, kayak enggak dikasih napas. Habis kejadian ini lanjut ini. Keluarga Yuli bisa survive saja gue amaze. Setelah begitu banyak kejadian tragis masih bisa bertahan sih wow, kalau aku sih sudah stres total,” katanya.

 

2. Syuting 3 Minggu di Jakarta dan Puncak

Syuting Kitab Sijjin & Illiyyin sekitar 3 minggu di Jakarta dan Puncak, Bogor, Jawa Barat, saat bulan Ramadan. Yunita Siregar menyebut suasana syuting bareng Djenar Maesa Ayu, Tarra Budiman, Dinda Kanyadewi, Sulthan Hamonangan, dan Kawai Labiba menyenangkan.

“Pas bulan puasa, kami syuting. Senang lo, walau scene-nya berat eh tiba-tiba sudah magrib. Buka puasa bareng, makanannya banyak banget. Pokoknya sebelum Lebaran kami selesai. Syutingnya di Jakarta dan Puncak,” Yunita Siregar berbagi cerita.

3. Hari Pertama Syuting, Ketemu Dukun

Setelahnya, Yunita Siregar mengenang momen hari pertama syuting. Adegannya, Yuli ketemu dukun untuk kirim santet. Dalam naskah, adegan krusial ini justru berada di tengah cerita. Karenanya, Yunita Siregar berdiskusi dengan Hadrah Daeng Ratu untuk menakar emosi Yuli.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Vibes-nya dibangun dengan sangat kuat, di dalam ruangan (dukun) ada kambing, ayam segala macam. Ruangannya dibikin enggak nyaman. Hari pertama ada asap, kemenyan, sangat mendukung set mencekam. Pokoknya banyak istighfar saja,” ujar Yunita Siregar.  

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan