Potret Denada di Ngunduh Mantu Al Ghazali, Tampil Beda Usai Lakukan Operasi Hidung

Denada hadir di pesta ngunduh mantu Al Ghazali dengan hidung baru yang lebih tegak dan memesona, bikin pangling!

Diterbitkan 21 Juni 2025, 09:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Penampilan Denada kembali menyita perhatian publik setelah ia mengonfirmasi telah menjalani operasi hidung. Momen tersebut kian mencuri sorotan ketika penyanyi sekaligus presenter ini hadir di acara ngunduh mantu Al Ghazali dan Alyssa Daguise.

Gaun biru navy bertabur bordir perak yang dikenakannya seolah menegaskan transformasi wajah sang artis. Paduan potongan gaun mermaid fit dan riasan glamor memusatkan fokus ke area wajah, terutama hidungnya yang kini tampak lebih ramping, tegak, serta menonjolkan lekuk tulang pipi.

Lewat sederet potret—mulai dari panggung resepsi hingga sesi wawancara—detail perubahan tersebut terlihat jelas. Menariknya, Denada tak menutup-nutupi tindakan bedah yang dijalaninya dan menyebut prosedur itu murni untuk meningkatkan rasa percaya diri, bukan tuntutan medis.

1. Elegansi Gaun Biru di Pelaminan

Dalam potret pertama, Denada berpose berdampingan dengan Fitri Carlina yang mengenakan kebaya hitam klasik. Gaun halter-neck biru navy dengan bordir motif daun perak membalut tubuhnya secara dramatis, memanjang hingga menyapu lantai dan menciptakan siluet hourglass yang menawan.

Sorotan utama jatuh pada garis hidung baru yang terlihat lebih tinggi di pangkal (nasal bridge) dan meruncing di ujung (nasal tip), membuat kontur wajah tampak lebih proporsional. Aksen contour make-up di tepi tulang hidung dimaksimalkan untuk menegaskan hasil rhinoplasty tanpa kesan berlebihan.

Tekstur kulit yang halus berpadu pencahayaan venue menambah dimensi pada hidung yang kini memancarkan highlight alami di sepanjang dorsum. Nuansa keseluruhan memberi kesan modern, seolah Denada memadukan adat Jawa dalam gaun bordir dengan sentuhan estetika kontemporer pada wajah.

2. Close‐Up Gaun Navy di Latar Pintu Ukiran

Potret kedua memperlihatkan Denada berdiri sendiri di depan pintu gebyok ukir kayu, sehingga kontras latar tradisional makin menonjolkan detail busana dan riasan. Pose bertangan di pinggang mempertegas postur tegap dan menampilkan garis leher hingga bahu yang terbuka.

Dari sudut ini, sudut columella—bagian bawah ujung hidung—tampak lebih terangkat, menciptakan kemiringan ideal sekitar 95–100 derajat terhadap bibir atas, sebuah indikator umum hasil rhinoplasty estetik. Efek tersebut membuat bibir atas terlihat sedikit lebih penuh tanpa filler tambahan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sisi kanan-kiri hidung yang simetris juga menyorot perbaikan pada alar base (pangkal cuping), kini lebih mengecil sehingga pori-pori di area tersebut tak lagi dominan dalam tangkapan kamera. Riasan mata smoky green metalik juga beri kesan glamor yang menawan.

Halaman
Show All
Andre Kurniawan Kristi, Tyas Titi KinaptiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan