Desain Kamar Pengantin Al Ghazali dan Alyssa, Estetik dengan Nuansa Klasik

Intip desain kamar pengantin Al Ghazali & Alyssa Daguise, nuansa hangat klasik, penuh foto kenangan keluarga.

Diterbitkan 18 Juni 2025, 10:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise pada 16 Juni 2025 masih menjadi perbincangan hangat warganet, bukan hanya karena prosesi akadnya yang khidmat, tetapi juga karena detail dekorasi ruang privat keduanya yang viral di media sosial.

Bridal room ini terlihat luas dengan sentuhan klasik elegan, berpadu elemen kenangan masa kecil sang mempelai pria yang sengaja dipajang untuk menambah nuansa emosional pada malam pertama mereka.

Lima potret yang Liputan6.com tampilkan akan memberi gambaran menyeluruh; mulai lorong masuk yang hangat, sudut santai berhias foto keluarga, hingga built-in wardrobe kayu gelap yang disulap dramatis dengan rangkaian bunga putih—semuanya mencerminkan perpaduan tradisi, kemewahan, dan nostalgia.

1. Lorong Masuk Bernuansa Hangat

Potret pertama menyorot koridor menuju kamar, didominasi cat krem lembut yang memantulkan cahaya lampu downlight sehingga atmosfernya terasa tenang sekaligus intim, suatu kesan yang lazim dihunikan dalam ruang pengantin tradisional Jawa-modern.

Pada dinding kanan terpampang jam analog bundar berlatarkan panel kaligrafi kayu berwarna hitam-emas dan juga beberapa foto kenangan masa kecil Al Ghazali.

Lorong pun dihias jalur karpet bercorak klasik yang mengarahkan pandangan tamu langsung ke rangkaian bunga segar di area ranjang, menciptakan transisi visual lembut dari area publik menuju ruang paling privat pasangan tersebut.

2. Sudut Keluarga & Recliner Kulit

Potret kedua memamerkan sofa recliner kulit warna espresso yang diletakkan di sudut, menawarkan tempat bersantai setelah prosesi panjang, sementara dinding di atasnya menampilkan bingkai foto besar keluarga Al Ghazali, menghadirkan rasa hangat nostalgia.

Persis di seberang sofa, unit AC split putih terpasang simetris di atas jendela berjendela tirai gorden krem—kombinasi ini tidak hanya menjaga suhu ruangan, tetapi juga menjaga estetika lantai-ke-plafon tetap bersih dan seimbang.

Keberadaan foto masa kecil Al Ghazali bersama orang tuanya sebelum berpisah menjadi statement emosional, seolah-olah memberkahi fase baru rumah tangga Al dan Alyssa dengan memori kebersamaan keluarga.

3. Ranjang Berkepala Ukiran & Buket Raksasa

Potret ketiga menyorot ranjang kayu ukir berpelitur gelap yang dilapisi seprai putih gading; di kakinya tersusun buket hydrangea dan lili putih berukuran raksasa, simbol kemurnian cinta dalam tradisi bunga-bunga pernikahan Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Tirai linen netral membingkai jendela dan menapis cahaya alami, membuat interior lembut tanpa silau—gaya ini membantu fotografer menangkap nuansa romantik tanpa lampu kilat berlebihan. Di sisi kanan jendela berdiri patung dekoratif etnik bernuansa cokelat tua, menyuntikkan karakter artistik keluarga musisi tersebut serta menyiratkan akar budaya yang tetap dijunjung meski desain kamar bernafaskan kontemporer.

Halaman
Show All
Andre Kurniawan Kristi, Nisa Mutia SariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan