Perasaan Arya Saloka Usai Resmi Cerai dari Putri Anne, Anggap jadi Jalan Terbaik

Arya Saloka menunjukkan sikap tenang usai resmi cerai dari Putri Anne, mendoakan yang terbaik untuk langkah ini.

Diterbitkan 29 Mei 2025, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Rumah tangga aktor Arya Saloka dan aktris Putri Anne resmi diputus cerai oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Rabu, 28 Mei 2025. Usai proses perceraian yang cukup panjang, Arya Saloka menunjukkan respons yang tenang dan bertanggung jawab. Kuasa hukum Arya, Aflah Abdurrahim, menyatakan bahwa kliennya mendoakan yang terbaik untuk langkah ini dan berterima kasih kepada tim kuasa hukum atas kelancaran proses perceraian.

Meski tidak mengungkapkan perasaan lega atau tidak lega secara eksplisit, Arya menganggap perceraian ini sebagai jalan terbaik bagi kedua belah pihak. Komunikasi antara Arya dan Putri Anne tetap terjalin baik, terutama untuk kepentingan putra mereka, Ibrahim Jalal Ad Din Rumi. Arya juga bertanggung jawab atas biaya hidup, pendidikan, dan kesehatan Ibrahim, meskipun hak asuh anak jatuh kepada Putri Anne.

Proses perceraian ini menjadi sorotan publik, terutama karena keduanya sempat pisah rumah selama dua hingga tiga tahun terakhir. Aflah Abdurrahim menegaskan bahwa tidak ada konflik besar dalam rumah tangga pasangan ini, dan keduanya sepakat untuk menyelesaikan perceraian secara damai demi kebaikan anak mereka.

Proses Perceraian Arya Saloka dan Putri Anne

Gugatan cerai Arya Saloka terdaftar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 15 April 2025 dengan nomor perkara 1208. Sidang perdana digelar pada 30 April 2025, di mana Arya mengajukan permohonan talak cerai. Menurut Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Suryana, proses perceraian ini berjalan tanpa ada kehadiran Putri Anne sebagai pihak termohon.

Pengadilan Agama Jakarta Selatan akhirnya mengabulkan permohonan talak cerai yang diajukan Arya Saloka. Keduanya diputus berpisah secara verstek, dan Arya kini tinggal menunggu jadwal untuk melakukan ikrar talak setelah putusan dinyatakan inkrah. Aflah Abdurrahim menjelaskan bahwa langkah hukum ini memang yang harus ditempuh oleh Arya.

“Kalau dikata lega atau tidak, pasti semua punya bebannya sendiri-sendiri,” ungkap Aflah. Ia juga menekankan bahwa perceraian ini bukan disebabkan oleh pihak ketiga, melainkan merupakan keputusan bersama demi kebaikan anak.

Komunikasi PascaPerceraian

Meski rumah tangga mereka telah berakhir, Arya Saloka dan Putri Anne tetap menjaga komunikasi yang baik. Aflah Abdurrahim menyatakan bahwa komunikasi antara keduanya masih terjalin dengan baik. “Maksudnya tidak pernah ada manuver atau sesuatu yang sangat penting dimasukkan ke dalam pokok perkara,” ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Hal ini menjadi penting mengingat mereka memiliki seorang anak, Ibrahim, yang kini hak asuhnya berada di tangan Putri Anne. Arya berkomitmen untuk tetap berperan aktif dalam membesarkan anak mereka bersama, meskipun hak asuh anak jatuh kepada Putri Anne. “Untuk hak asuh anak sesuai hasil fakta-fakta di persidangan, hak asuh anak jatuh kepada Putri Anne,” tambah Aflah. Ini menunjukkan bahwa meskipun mereka telah bercerai, keduanya masih berusaha untuk menjaga hubungan baik demi kepentingan anak mereka.

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan