6 Fakta Kiesha Alvaro Main Film Komang: Diamkan Aurora Ribero 2 Jam, Anggap Adzando Davema Rival

Film Komang yang diadaptasi dari kisah nyata Raim Laode dan Ade Widiandari akan tayang di bioskop pada libur Lebaran 2025 dengan bintang Kiesha Alvaro.

Diterbitkan 17 Maret 2025, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Jadi aku lagi libur, nyantai dan main gim. Tiba-tiba orang kantor kirim foto dan video Adzando dan Aurora lagi main ukulele berdua. Wah, enggak bisa ini, ada yang mau nyalip gue di tikungan nih,” ia berbagi cerita.

“Gue bilang sama orang kantor: Jangan ke mana-mana gue susul ke Bekasi (lokasi syuting). Aslinya (kami) baik-baik saja. Enggak ada apa-apa. Baik-baik banget. Enggak ada berantem antara saya (dan Adzando),” Kiesha Alvaro membeberkan.

3. Mendiamkan Aurora Ribero 2 Jam

Saat teaser film Komang diluncurkan rumah produksi Starvision di jagat maya, perhatian publik tertuju pada dialog Ode yang terasa emosional, yakni: Ibumu juga to yang tidak mau saya belum sukses tapi sekarang saya bisa ada di sini bahagiakan engkau.

Adegan ini dieksekusi sekitar jam 10 atau 11 malam dengan 6 kali retake karena ada sejumlah kendala teknis. Bukan salah dialog. Energi maupun emosi Kiesha Alvaro dan Aurora Ribero terkuras. Untuk mendalami adegan ini, keduanya tak saling bicara dua jam.

“Sebelum scene itu aku sama Aurora diam-diaman kurang lebih 2 jam. Kita enggak ngobrol dan benar-benar pasang gap, layaknya seperti orang yang sudah lama enggak ketemu dan memutuskan mengobrol nanti. Mood-nya begitu,” akunya.

 

4. Sinematografer dari Luar Negeri

Catatan menarik datang dari departemen sinematografi. Penata kamera film Komang adalah Robert Cauble, dari luar negeri. Kiesha Alvaro mengapesiasi kinerja sang sinematografer yang sangat asyik sekaligus komunikatif.

“Ini kali pertama gue kerja sama dengan director of photography dari luar negeri dan ternyata bisa senyambung itu sama aku. Ia sangat komunikatif dalam penempatkan shot maupun pencahayaan,” Kiesha Alvaro menyanjung.

 

5. Sutradara Ubah Perspektif Kiesha Alvaro

Ada banyak irisan antara kehidupan Raim Laode dengan Kiesha Alvaro dari aspek keluarga hingga karier di dunia akting. Ini memudahkan sang aktor untuk berempati kepada karakter. Bantuan untuk mendalami peran juga datang dari sutradara Naya Anindita.

“Aku sama Kak Naya itu bisa dibikin nangis sejam. Ia bisa membuka banyak layer di hatiku sehingga lebih peka pada hal apapun terkait film Komang. Kali pertama melihat rumah Kak Ode, aku biasa saja. Setelah ngobrol dengan Kak Naya, perspektifnya beda,” akunya.

Tiba di Baubau, Kiesha Alvaro melihat laut sebatas pemandangan. Setelah diskusi dengan Naya Anindita, sudut pandangnya berubah. Sebagai Ode, Kiesha Alvaro melihat garis pantai dan laut sebagai mata pencarian keluarga yang mesti dijaga.

 

6. Heran Komang Tayang Saat Lebaran

Jujur saja. Kiesha Alvaro heran kala mendengar kabar film Komang akan tayang pada libur Lebaran 2025. Kala itu, putra Pasha Ungu dan Okie Agustina langsung merekap adegan, penokohan dan latar bekalang Ode, Komang, maupun Arya.

Kiesha Alvaro akhirnya menemukan satu kesamaan yakni konflik keluarga. Betapa keluarga Indonesia punya cara masing-masing menjaga keharmonisan, memaknai bahagia, dan menyelesaikan masalah. Itulah keragaman. Itulah keindahan.

“Itu keragaman. Kebanyakan perbedaan dijadikan senjata untuk melawan dan menyerang orang. Buat ribut-ribut. Di film ini, kami merayakan perbedaan. Beda itu enggak apa-apa kok,” Kiesha Alvaro menyimpulkan. Film keluarga jelas sangat pas untuk Lebaran.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan