The Sounds Project 7 Hadirkan Lebih dari 90 Nama untuk Line Up Utama

The Sounds Project 7 digelar di Ecovention & Ecopark Ancol pada 9 hingga 11 Agustus 2024.

Diperbarui 15 Juli 2024, 20:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta The Sounds Project 7 siap kembali digelar di Ecovention & Ecopark Ancol pada 9 hingga 11 Agustus 2024. Festival musik ini akan berevolusi ke jenjang yang lebih gemilang dengan menghadirkan lebih dari 90 artis di berbagai panggung, termasuk The Sounds Project Stage, MG Stage, Garden Stage, Musicverse Stage, dan Joged Stage. 

Satu bulan menjelang acara, The Sounds Project mengumumkan line up utama yang akan memeriahkan festival selama tiga hari penuh. Setidaknya ada tiga hal menarik yang patut disimak dari line up utama The Sounds Project 7.

Pertama, secara mengejutkan, The Sounds Project 7 menghadirkan tiga nama internasional sebagai penampil pamungkas: Neck Deep (UK), Secondhand Serenade (USA), dan Jamie Miller (USA). Khusus untuk Neck Deep, aksi mereka pada hari pertama (9 Agustus) akan menjadi penampilan eksklusif di Asia Tenggara tahun ini.

“Awalnya, mereka tidak ada jadwal untuk ke Asia tahun ini. Kami sempat menghubungi mereka, namun tidak ada balasan. Akhirnya, mereka yang mendekati kami duluan dan setuju untuk tampil eksklusif di Asia Tenggara tahun ini,” ujar Gerhana Banyubiru (Ghana), festival director dari The Sounds Project.

 

Lembaran Baru

Bagi The Sounds Project dan Secondhand Serenade, ini merupakan lembar baru setelah sebelumnya membawa unit rock asal Amerika tersebut ke Surabaya dan Jogjakarta tahun lalu dengan payung Musicverse. Jamie Miller sebenarnya sudah dijadwalkan tampil di festival tahun lalu, namun baru berjodoh tahun ini. 

Kedua, aksi kolaborasi antar penampil dipastikan siap mencuri perhatian. Kolaborasi yang akan tampil antara lain Vierratale x Killing Me Reunion, Efek Rumah Kaca x Barasuara, Bilal Indrajaya x SORE, Winky Wiryawan x Whisnu Santika, dan The Rain x Rocket Rockers.

“Kami ingin kolaborasi yang dari sisi genre masih ‘nyambung’, dari sisi chemistry band-nya tidak jauh-jauh amat, dan juga segi teknis yang tidak terlalu repot, jadi saat tampil juga sudah siap,” jelas Ghana mengenai beberapa kolaborasi di The Sounds Project 7.

 

Lintas Generasi

Terakhir, The Sounds Project 7 akan menjadi pertama kalinya bagi beberapa nama lintas generasi untuk unjuk kebolehan di hadapan ribuan penonton. Mulai dari Alexa, Ali, Baale, Bagas Ran, Bernadya, Biru Baru, Dongker, Eleventwelfth, FSTVLST, Jinan Laetitia, J-Rocks, Nadhif Basalamah, Radja, Rub of Rub, Summerlane, hingga The Bandells dan Wali. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Selain tiga hal tersebut, beberapa set spesial juga pantang untuk dilewatkan. The Changcuters akan tampil dengan special 20th Anniversary Set, Banda Neira akan dibawakan oleh Ananda Badudu, dan Parade Hujan akan menjadi panggung nostalgia Payung Teduh dengan Pusakata. Ada kemungkinan juga panggung terakhir TRIAD dengan sang maestro Ahmad Dhani sebelum mencari vokalis baru.  Mengikuti jejak dari The Sounds Project 7, tahun ini festival mencatat sejarah dengan menggelar total 19 pre-event bersama Musicverse yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, dan Serang. Rangkaian ini dimulai sejak Maret lalu, berkolaborasi dengan 14 kampus melalui program Authenticators yang memberikan wadah bagi mahasiswa untuk terlibat dalam perjalanan festival ini. “Bahkan, anak-anak kampus itu ada yang ngerjain sendiri. Lalu dikurasi bersama program Authenticators, di mana mereka yang sudah terlibat di Musicverse akan dilibatkan di festivalnya juga. Jadi journey-nya si Authenticators ini dari pre-event sampai festival,” jelas Ghana.  

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan