Ganjar Pranowo Menanggapi Foto Hoaks Mesra dengan Mantan Bintang Film Dewasa Jepang Miyabi: Ternyata Masih Ada Black Campaign

Ganjar Pranowo meluapkan reaksinya atas beredarnya foto hoaks yang menampilkan dirinya dengan Maria Ozawa alias Miyabi.

Diterbitkan 16 Mei 2023, 14:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sosok Gubernur Jawaa Tengah Ganjar Pranowo sempat diterpa isu hoaks dengan beredarnya sebuah foto editan setelah PDIP mengusungnya sebagai calon presiden untuk Pemilu 2024. Dalam foto yang bermunculan di media sosial itu, Ganjar Pranowo seolah berciuman dengan Maria Ozawa alias Miyabi, salah satu mantan bintang film dewasa Jepang.

Rupanya, foto hoaks tersebut sudah dilihat secara langsung oleh Ganjar Pranowo. Namun, Gubernur Jawa Tengah itu tak langsung menyampaikan reaksinya kepada publik. Hingga dalam sebuah bincang-bincang terbaru, Ganjar Pranowo akhirnya buka suara perihal hoaks fotonya dengan Miyabi.

Menyimak perbincangan dengan Andy F Noya dalam program televisi Kick Andy, Ganjar Pranowo meluapkan reaksinya atas beredarnya foto hasil rekayasa tersebut. Rupanya Ganjar Pranowo tak terlalu mempermasalahkan mengenai siapa yang menyebarkan foro hoaks Maria Ozawa mesra dengan dirinya.

Namun begitu, Ganjar Pranowo tetap menilai bahwa cara-cara tersebut masuk dalam kategori tindakan yang "sadis dan bengis". Bahkan, Ganjar juga menganggapnya sebagai salah satu black campaign menjelang pemilihan presiden (pilpres) RI pada Pemilu 2024 yang akan datang.

 

Reaksi Ganjar Pranowo Terhadap Foto Hoaks dengan Miyabi

Pada saat ditanya mengenai foto hoaks tersebut, Ganjar juga menyebut bahwa ada beberapa orang yang memperlihatkannya secara langsung.

"Salah satu yang beredar di media sosial terutama, foto mesra anda dengan Maria Ozawa, seorang bintang film dewasa yang lebih dikenal dengan Miyabi... Foto di mana itu?" tanya Andy F. Noya mengutip program Kick Andy yang diunggah melalui kanal YouTube METRO TV, diunggah Senin (15/5/2023).

"Jadi sudah sesadis itu ternyata, sebengis itu ternyata. Saya dikirimi orang-orang, mas Ganjar sudah lihat ini? Tapi ada kok yang membandingkan dengan foto yang lain (asli)," ujar Ganjar Pranowo.

 

Dianggap sebagai Black Campaign oleh Ganjar Pranowo

Selanjutnya, Ganjar Pranowo menilai beredarnya foto tersebut merupakan bagian dari black campaign alias kampanye hitam jelang Pemilu 2024.

"Jadi ternyata, orang dalam berpolitik masih menggunakan black campaign. Sebenarnya kalau mau menggunakan negative campaign, saya masih bisa oke," ujar Ganjar Pranowo, disusul pertanyaan bedanya black campaign dan negative campaign.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Kalau black campaign lebih kepada hoaks. Kalau negative campaign mungkin, 'Ganjar tidak berhasil dalam sektor A, sektor B, sektor C.' Itu boleh, karena data kemudian bisa ditampilkan dengan baik-baik. Tapi kalau black campaign, saya kira sudah mengarah pada hoaks dan fitnah," jelas Ganjar Pranowo. Ditanya mengenai apakah Ganjar Pranowo akan mengambil tindakan terhadap penyebar pertama foto hoaks tersebut, sang gubernur memilih untuk membiarkannya saja. "Saya biarkan saja. Satu, saya tidak kenal orangnya. Dua, kelak kemudian itu akan menjadi catatan dari yang lain... Jadi artinya kita bisa kok membawa sebuah perdebatan gagasan menarik yang bikin rakyat antusias daripada sekadar fitnah," ujarnya.

Halaman
Show All
Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan