She-Hulk Episode 9 Prank Penonton dengan Sebut Nama Depan Bos Marvel Studios

Episode 9 serial She-Hulk: Attorney at Law memperlihatkan kekacauan cerita yang disusul dengan adegan Breaking the Fourth Wall yang lebih berantakan namun tetap menarik.

Diterbitkan 16 Oktober 2022, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Serial She-Hulk: Attorney at Law telah berakhir seiring penayangan episode ke-9 di platform Disney+ pada Kamis (13/10/2022) kemarin. Setelah dijejali dengan aksi Daredevil pada episode 8, episode final She-Hulk terlampau unik dengan konsep yang sengaja dibuat "berantakan".

Setelah episode 8 She-Hulk: Attorney at Law diakhiri dengan kemarahan Jennifer Walters yang mengamuk gara-gara video skandal ranjangnya disebarkan, episode 9 diawali adegan yang damai. Jen menyerahkan diri dan ia dilarang berubah menjadi She-Hulk oleh pemerintah sambil dipasang alat pendeteksi.

Kisah serial garapan Marvel Studios ini lalu berlanjut dengan Jennifer Walters yang mencari tempat untuk menyepi lantaran ia menjadi buruan para wartawan selama tinggal di kota. Lokasi milik Emil Blonsky yang tenang pun dipilihnya. Sementara itu, dua rekan Jen mencari tahu siapa penyebar video terlarang sahabat mereka.

Secara mengejutkan, Jen dan teman-temannya menemukan semua jawaban di tempat milik Emil yang secara mengejutkan menjelma sebagai Abomination. Kekacauan pun terjadi. Salah seorang mantan teman kencan She-Hulk berubah wujud. Lalu Titania muncul dan Hulk juga tiba-tiba datang untuk melawan Abomination gara-gara salah paham. Setelahnya, adegan yang lebih kacau diperlihatkan.

 

Breaking the Fourth Wall (Mengandung Spoiler)

She-Hulk lantas tampak protes dengan kekacauan yang terjadi saat itu. Sambil berbicara ke arah kamera, ia lalu memperagakan adegan breaking the fourth wall yang berjalan lebih kacau dan sanggup membuat penonton tertawa, terheran, atau mungkin juga ada yang sebal.

Pasalnya, breaking the fourth wall ini melampaui adegan dari komiknya, yaitu ketika She-Hulk menerobos bahkan merobek kertas berisi tulisan-tulisan naskah dan skenario cerita. Namun di serial Disney+ ini, konsepnya lebih kacau.

She-Hulk menerobos keluar platform Disney+ dan masuk ke jendela konten Marvel Studios: Assembled. Rupanya, She-Hulk menerobos kantor Marvel Studios dan melontarkan protes kepada tim penulis serial ini. Hingga akhirnya, disebutlah nama Kevin oleh tim penulis.

 

Prank Kevin

Setelah nama Kevin disebut, tentunya para penggemar berat Marvel Studios yang menonton serial ini langsung membayangkan She-Hulk akan berdebat dengan Kevin Feige, produser sekaligus presiden alias bos Marvel Studios.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Namun setelah masuk ke dalam ruangan Kevin, She-Hulk malah bertemu dengan robot A.I. bernama K.E.V.I.N. yang merupakan kepanjangan dari Knowledge Enhanced Visual Interconnectivity Nexus. Alhasil, sejumlah penonton pun merasa seperti terkena prank lantaran bukan Kevin Feige bos Marvel Studios yang dimunculkan. Pengisi suara Kevin bukanlah Kevin Feige, namun tak dibeberkan oleh pihak Marvel. Perasaan menjadi korban prank juga dirasakan oleh fans yang menantikan ending bombastis di episode kesembilan. Mengintip media sosial, beberapa penonton masih menganggap episode sembilan tak sebagus episode-episode sebelumnya.  

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan