Sukses

Foto Pribadi Jennie Blackpink Tersebar, YG Entertainment Ambil Tindakan Hukum

Liputan6.com, Seoul - Belum lama ini tersebar luas foto-foto pribadi Jennie Blackpink yang diduga berkencan dengan V BTS. Hal ini membuat banyak penggemar resah karena merasa idolanya kehilangan privasi.

Untuk melindungi privasi artisnya, pihak agensi, YG Entertainment, berencana menindak hukum pihak yang menyebarluaskan foto-foto personal Jennie.

Saat ini sepertinya proses hukum sedang berlangsung. "Ini YG Entertainment. Kami telah secara resmi meminta polisi untuk menyelidiki distributor asli foto-foto pribadi Jennie Blackpink," kata pihak YG dikutip dari Koreaboo, Senin (3/10/2022).

"Kami telah memantau situasi dan mengajukan keluhan kami pada bulan September setelah mengumpulkan informasi," sambungnya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Melindungi

Pihak agensi tentunya merasa bertanggung jawab untuk melindungi artis-artisnya termasuk pelantun lagu "Whistle" tersebut.

"Bahwa tidak mungkin lagi memaafkan penyebaran massal mengenai desas-desus, kritik, serangan pribadi, pelecehan seksual, dan pelanggaran privasi yang menyertai foto-foto pribadi," ungkap agensi.

3 dari 4 halaman

Pasal

Jadi, dengan tegas YG Entertainment akan mengambil tindakan hukum kepada orang yang dianggap telah merusak reputasi artis di bawah naungannya.

Untuk menuntaskan masalah ini, pihak YG Entertainment membidik sejumlah pasal. Yaitu, pelanggaran Undang-Undang Jaringan Informasi dan Komunikasi, pelanggaran informasi dan distribusi ilegal, dan penggunaan media komunikasi yang tidak senonoh.

4 dari 4 halaman

Pelanggaran

"Kami akan mengambil semua tindakan hukum yang mungkin tanpa keringanan hukuman untuk mencegah kerusakan lebih lanjut di masa depan. Foto-foto yang beredar secara online dirilis secara ilegal, terlepas dari niat di baliknya," ujar agensi.

"Tindakan membagikan foto-foto ini dapat dianggap sebagai pelanggaran sekunder dan dapat dikenai hukuman. Kami dengan tulus meminta Anda untuk tidak membagikannya secara sembarangan," tutupnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.