Sukses

Sinopsis Ms Marvel Episode 3, Menguak Rahasia Kekuatan Kamala dan Keluarga Kamran

Liputan6.com, Jakarta - Ms Marvel pekan ini makin seru saja memasuki episode ketiga. Episode terbarunya dirilis via Disney Plus Hotstar pada hari ini, Rabu (22/6/2022).  

Dalam episode sebelumnya, Kamala Khan (Iman Vellani) mulai mendapat petunjuk soal asal muasal bangle yang memberikannya kekuatan. Ternyata, hal ini ada kaitannya dengan nenek buyutnya, Aisha, sosok yang dianggap tabu untuk disebut-sebut di depan Muneeba, ibunda Kamala.

Lebih membuatnya kaget, karena Kamran (Rish Shah) yang belakangan dekat dengannya, tahu mengenai kekuatan ini. Tak cuma Kamran, tapi juga keluarganya yang lain. Mereka mengaku berasal dari dimensi lain dan membutuhkan kekuatan Kamala untuk kembali pulang.

Berikut sinopsis episode ketiga Ms Marvel.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Noor

Pikiran Kamala terbelah. Di satu sisi ia mendapat petunjuk soal gelang misterius yang membuatnya berkekuatan super. Apalagi keluarga Kamran dengan bersahabat menerima dirinya dan menjelaskan tentang “Noor” atau cahaya, yang memberinya kekuatan.

“Ada Noor dalam diri kami juga. Salah satunya menghambat penuaan. Tapi kami tidak bisa mengakses kekuatannya secara penuh di dimensi ini,” kata Najma, ibunda Kamran.

Najma juga menyingkap misteri lain mengenai asal-usul Kamala yang membuatnya kaget bukan kepalang.

3 dari 4 halaman

Dikejar Agen

Di sisi lain, sosol alter-egonya kini dikejar-kejar oleh agen yang ingin mengetahui informasi tentang superhero baru yang tak dikenal ini. Beruntung, informasi yang dimiliki para agen ini masih samar.

Sementara itu keluarganya juga tengah disibukkan dengan pernikahan sang kakak. Pikirannya makin bercabang dengan rencana untuk membantu keluarga Kamran kembali ke dimensinya.

4 dari 4 halaman

Potensi Kehancuran

Bruno (Matt Lintz) dengan tegas menyatakan kekuatan yang dibutuhkan Kamala untuk perjalanan lintas dimensi, penuh dengan risiko. Kemungkinan kehancuran yang timbul—karena mereka belum tahu persis soal kekuatan ini—bisa sangat besar.

Kamran dengan penuh pengertian meminta Kamala untuk fokus pada acara pernikahan sang kakak. Di sisi lain, kesabaran keluarganya ternyata tidak sebesar itu.