Sukses

Lirik Lagu Satru dari Denny Caknan - Happy Asmara Plus Terjemahan, Trending No. 2 Galau Tak Ada Obat

Liputan6.com, Jakarta Denny Caknan lagi. Viral lagi. Kali ini vokalis kelahiran Ngawi, 10 Desember 1993 ini terbang bersama tembang “Satru” yang dinyanyikannya bersama Happy Asmara.

Video live performance “Satru” mendarat di YouTube sejak 15 Desember 2021. Ditonton 6,2 juta kali lebih, “Satru” menduduki peringkat kedua dalam daftar trending kategori musik.

“Satru” adalah kosakata dalam bahasa Jawa yang merujuk pada permusuhan atau pertengkaran. Mengisahkan hubungan yang kerap ribut karena salah paham, berikut lirik lagu “Satru.”

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Unine Batin Dungoku

Unine batin dungoku (Tiap doa yang kulantun dalam hati)

Ra luput ko jenengmu (Tak pernah luput sebut namamu)

Aku ngedem-ngedem atimu (Aku menang-nenangkan hatimu)

Bakoh mempertahankanmu (Kukuh mempertahankanmu)

 

Gusti kulo mpun manut dalane (Tuhan, telah kuikuti jalanmu)

Mung jenengan sing ngatur ceritane (Hanya Engkau yang mengatur kisahnya)

Sing jelas aku mikir ke depane (Yang jelas aku coba berpikir ke depan)

Opo bakal hubungan satru sakteruse (Akankah pertengkaran ini terjadi selamanya)

 

Tulung percoyo aku sayang awakmu (Tolong, percayalah aku menyayangimu)

Buktine sampeyan nglirik liyane (Tapi buktinya kamu malah melirik yang lain)

Sumpah ra koyo sing mbok pikir selama iki (Sumpah tak seperti yang kau pikirkan selama ini)

Mas, isoku meneng, ngajeni awakmu (Mas, aku hanya bisa diam, menghargaimu)

 

Sepurane yen pancen salah (Maaf jika aku keliru)

Sepurane yen aku neng uripmu mung masalah (Maaf jika aku hanya membawa masalah di hidupmu)

Rangkulen aku, iki gur mung salah pahamku (Rangkul aku, ini salah paham belaka)

Satru, hubungan mung salah pahammu (Pertengkaran ini hanya karena kau salah paham)

Sampeyan kudu ngerteni, aku cemburu (Kamu mesti paham, aku cemburu)

 

Gusti kulo mpun manut dalane (Tuhan, telah kuikuti jalanmu)

Mung jenengan sing ngatur ceritane (Hanya Engkau yang mengatur kisahnya)

Sing jelas aku mikir ke depane (Yang jelas aku coba berpikir ke depan)

Opo bakal hubungan satru sakteruse (Akankah pertengkaran ini terjadi selamanya)

 

Tulung percoyo aku sayang awakmu (Tolong percayalah aku menyayangimu)

Buktine sampeyan nglirik liyane (Tapi buktinya kamu malah melirik yang lain)

Sumpah ra koyo sing mbok pikir selama iki (Sumpah tak seperti yang kau pikirkan selama ini)

Mas, isoku meneng, ngajeni awakmu (Mas, aku hanya bisa diam, menghargaimu)

 

Sepurane yen pancen salah (Maaf jika aku keliru)

Sepurane yen aku neng uripmu mung masalah (Maaf jika aku hanya membawa masalah di hidupmu)

Rangkulen aku, iki gur mung salah pahamku (Rangkul aku, ini salah paham belaka)

Unine batin dungoku (Tiap doa yang kulantun dalam hati)

Ra luput ko jenengmu (Tak pernah luput sebut namamu)