Film-Film dengan Latar dan Konsep Mimpi yang Unik

Film-film ini berlatar tentang mimpi dan menceritakan konsep mimpi dalam gambar yang benar-benar berbeda. Wajib ditonton untuk menghibur Anda sebelum tidur, mungkin.

Diperbarui 28 September 2021, 21:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Film ini juga menampilkan deretan aktor papan atas seperti Leonardo DiCaprio, Cillian Murphy, Tom Hardy, Elliot Page, Joseph Gordon-Levitt, dan Michael Caine.

The Matrix (1999)

Film The Matrix merupakan karya fiksi-ilmiah yang disutradarai oleh Wachowski bersaudara (Andy dan Larry). Menceritakan tentang seorang pahlawan bernama Thomas Anderson (Keanu Reeves) yang berlatar belakang sebagai programmer dan hacker memiliki kode nama Neo.

Ia menerima pesan dalam komputernya dari hacker lain bernama Trinity (Carrie-Anne Moss) dan Morpheus (Laurence Fishburne). Singkat cerita, ketiganya bertemu dan Neo mendapat informasi bahwa dunia tempat ia hidup hanya sebuah simulasi realitas virtual yang disebut Matrix. Film ini pada dasarnya mempertanyakan antara realita dan ilusi yang dialami Neo dan teman-temannya.

Selain dilema tentang realita yang disajikan, film ini juga menampilkan aksi dan salah satu pelopor aksi bernama 'bullet time' yang banyak diimplementasikan pada film aksi zaman sekarang.

The Matrix juga film dengan penuh filosofi dan referensi. Tidak heran bahwa karya Wachowski bersaudara ini mendapat empat penghargaan Oscar. What a legend.

The Science of Sleep (2006)

Anda mungkin mengenal Michel Gondry dari karyanya yang populer berjudul Eternal Sunshine of the Spotless Mind yang rilis pada 2004. Kali ini yang dibahas adalah karyanya yang rilis pada 2006.

The Science of Sleep mengajak penonton untuk memasuki alam bawah sadar seorang pria pemalu bernama Stéphane (Gael García Bernal) yang mengalami 'kontroversi hati' karena perempuan yang disukainya. Wanita tersebut bernama Stéphanie (Charlotte Gainsbourg).

Stéphanie pindah ke apartemen sebelahnya dan mereka mulai menghabiskan waktu bersama baik di dunia nyata maupun di alam bawah sadar Stéphane. Namun, ketika hubungan keduanya memburuk, Stéphane tidak dapat mengendalikan alam bawah sadarnya dan mulai bingung tentang membedakan kenyataan dan mimpi.

Sutradara asal Prancis ini membawa penonton ke dalam kebingungan yang dirasakan Stéphane. Penonton juga dibuat bingung membedakan realita dan mimpi yang dialami karakter utama dalam film ini. Apakah Anda bisa membedakannya?

Lucid Dream (2017)

Lucid Dream merupakan karya debut sutradara asal Korea bernama Kim Joon-sung. Film ini dirilis di teatrikal Korea Selatan pada 22 Februari dan perdana secara internasional di Netflix pada 2 Juni 2017.

Film ini bercerita tentang perjalanan seorang wartawan bernama Dae Ho (Go Soo) yang kehilangan anaknya. Ia bersama dengan seorang detektif bernama Bang Seop (Sol Kyung-gu) mencari anaknya yang diduga telah diculik.

Proses pencarian selama tiga tahun tidak membuahkan hasil. Putus asa, Dae Ho meminta bantuan seorang psikiater melakukan metode jelajah mimpi untuk mengingat detail yang terjadi di hari ia kehilangan anaknya.

 

Penulis: Anastasia Merlinda

Infografis Perfilman Indonesia

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan