Sukses

Dua Tahun Berlalu, Mawar de Jongh Ngaku Masih Terkesima Dialog Film Sin

Liputan6.com, Jakarta Mawar de Jongh kaget saat film Sin, yang dibintanginya dua tahun silam dirilis ulang dalam versi extended di platform streaming KlikFilm, September 2021, dengan durasi ekstra 26 menit.

Pelantun “Sedang Sayang-sayangnya” mengaku Sin punya tempat istimewa dalam perjalanan kariernya. Mawar de Jongh menyebut dialog karakter Metta yang dibawakannya berisi dan indah.

Tak heran jika ia masih terkenang hingga kini. Dengan lawan main Bryan Domani dan arahan sineas Herwin Novianto, aktingnya di film Sin Extended diapresiasi penonton maupun para pemerhati film.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Terkenang Dialog

Ada banyak hikmah yang dipetik para pemain Sin. “Jangan membenci pendosanya tapi bencilah dosanya. Ada tuh di buku,” kata Bryan Domani dalam jumpa pers virtual yang digelar Jumat (3/9/2021).

“Ada satu dialog yang aku kenang sampai sekarang. Aku lupa persis dialognya. Tapi kira-kira bunyinya begini: Gue pernah bikin dunia gue berporos di satu hal lalu saat dia pergi duniaku berhenti,” Mawar de Jongh mengenang.

3 dari 5 halaman

Kesempatan Kedua

Baginya, Sin extended version adalah kesempatan kedua bagi pencinta sinema untuk melihat film ini lebih utuh. Mawar de Jongh berharap versi extended Sin disambut hangat penonton.

“Karena ada beberapa scene yang bisa kita tonton yang belum ada di film Sin kemarin. Semoga teman-teman suka dan memberi kesan baik kepada penonton,” ia menambahkan.

 

4 dari 5 halaman

25 Persen

Senada dengan Mawar de Jongh, Herwin Novianto menyebut penambahan durasi 26 menit setara dengan 25 persen dari konten keseluruhan. Akhirnya, Sin menjadi lebih komplet.

“Bagi penggemar film Sin, pasti penasaran ingin melihat adegan-adegan baru dalam versi extended. Kurang lebih ada 25 persen penambahan adegan di film ini,” beri tahu Herwin. 

5 dari 5 halaman

Tentang Sin

Sin mengisahkan Metta (Mawar) dan Raga (Bryan) yang tak seharusnya saling cinta. Raga benci cewek banyak drama kayak Metta. Di sisi lain, Metta ingin membuktikan Raga tak layak dipilih.

Perputaran nasib malah membuat keduanya jatuh cinta. Keluarga Raga menentang keras hubungan mereka. Puncaknya, ketika Raga menghilang dan Metta mengetahui rahasia masa lalunya.