Sukses

Raffi Ahmad Ubah Kebiasaan Makan, Tak Ingin Perpanjang Riwayat Kolesterol dan Masalah Jantung Keluarga

Liputan6.com, Jakarta - Menjaga kesehatan jadi fokus utama Raffi Ahmad usai sembuh dari virus Corona. Seperti diketahui, suami Nagita Slavina ini ternyata pernah tertular Covid-19 dengan gejala ringan hingga sembuh dalam waktu singkat.

Melalui tayangan podcast Ivan Gunawan di saluran YouTube, Raffi Ahmad mengatakan soal kesehatan yang amat berharga. Bapak satu anak ini menginginkan hidup lebih lama tanpa mengalami masalah pada kesehatannya.

Bagi Raffi Ahmad, menjaga kesehatan menjadi sangat penting mengingat dirinya lahir dalam keluarga yang memiliki riwayat kolesterol dan masalah pada jantung. Raffi Ahmad ingin memutus riwayat tersebut dan mengubahnya menjadi lebih sehat.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Kurangi Makan Daging

"Makanya gue langsung bilang sama Gigi, 'Sayang, aku nggak mau makan daging lagi deh. Sehari sekali aja, itu juga nggak usah banyak-banyak. Takut aja, soalnya turunan keluarga gue kolesterol dan jantung," kata Raffi Ahmad kepada Ivan Gunawan.

3 dari 5 halaman

Waspada Penyakit Bawaan

Raffi Ahmad menyadari penyakit bawaan keluarganya berpotensi memperburuk keadaan bila terinfeksi Covid-19.

"Bokap gue tuh meninggal tiba-tiba, nggak ada angin nggak ada hujan tiba-tiba meninggal. Nah gue berpikir lagi Covid gini," katanya.

4 dari 5 halaman

Ingat Ayah

Raffi Ahmad sempat mengunggah foto almarhum sang ayah di media sosialnya. Saat itu ia tersadar bahwa sudah belasan tahun hidup tanpa sosok ayah.

"Gue hitung, ya Allah sudah hampir 15 tahun bokap meninggal. Terus gue lagi sama Rafathar kan, gue lihatin, ya Allah ini anak Agustus ini mau 6 tahun, gue langsung merinding kan," paparnya.

5 dari 5 halaman

Demi Rafathar

Dia tak ingin buah hatinya kehilangan sosok ayah di usia remaja.

"Kalau Rafathar sekarang umurnya 6 tahun berarti 10 tahun lagi gue jadi berpikir jangan sampai Rafathar kehilangan papa di usia 16. Gue berpikir gitu, merinding juga," ungkapnya serius.