Sukses

Arbani Yasiz Sempat Mencari Bantuan Donor plasma Konvalesen Sebelum Sang Ayah Meninggal Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Duka tengah menyelimuti aktor muda Arbani Yasiz. Sang ayah, Zulchairy Yahya, mengembuskan napas terakhir pada Kamis (22/7/2021).

Ayah pesineton Tukang Ojek Pengkolan meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19. Kabar duka ini diketahui melalui sebuah unggahan di Instagram Story yang diunggah ulang oleh Arbani Yasiz.

Sebelum sang ayah meninggal dunia, pria yang sempat menjadi Coverboy ini meminta bantuan untuk mencari pedonor plasma.

 

2 dari 5 halaman

Minta Bantuan

Melalui akun Instagram terverifikasi miliknya, Rabu (21/7/2021), Arbani Yasiz meminta bantuan untuk kesembuhan ayahnya.

"Tolong bantu ya guys buat papa saya," tulisnya dengan emotikon sedih.

 

3 dari 5 halaman

Dicari Pedonor Plasma

Arbani Yasiz sempat mencari pedonor plasma dengan golongan darah B+. untuk sang ayah yang tengah berjuang dari virus Corona.

"Urgent! Mohon bantuannya segera, dicari Pendonor Darah Plasma Konvalesen penyitas covid-19, golongan darah B+. Nama pasien: H. Zulchairy Yahya. Rumah Sakit: Hermina Ciputat. Gol darah : B+," lanjutnya.

 

4 dari 5 halaman

Syarat

Dalam unggahan dalam feed Instagram tersebut, Arbani Yasiz menyebutkan persyaratan bagi pedonor.

"Persyaratan Kriteria

- Berusia 18-60 tahun,

- Diutamakan laki-laki / perempuan yang belum pernah hamil.

-pernah terkonfirmasi covid-19.

- Tidak memiliki gejala atu keluhan dalam waktu minimal 14 hari setelh dinyatakan sembuh," sambungnya.

 

5 dari 5 halaman

Surat Keterangan

Tak sampai situ saja persyaratan yang ditulis pesinetron Roman Picisan The Series untuk para pedonor plasma.

"-Surat keterangan sembuh dari dokter yang merawat

- Tidak menerima transfusi darah selama 6 bulan terakhir

- Diutamakan yang pernah mendonorkan darah- Bukan penyitas covid OTG (tanpa gejala)

Terima kasih atas perhatian dan bantuannya," ia mengakhiri.