Mola Chill Fridays: Bikin Pecah! Harmoni Musik Folk-Pop Musisi Malang dan Norwegia

Kali ini Mola Chill Fridays menampilkan musisi Duo Wake Up Iris! dari Kota Malang dan Aurora, penyanyi muda bertalenta dari Kota Bergen, Norwegia. Keduanya sukses memukau telinga para pemirsa dengan alunan musik mereka yang unik.

Diperbarui 28 Juni 2021, 19:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tiap jumat malam Mola Chill Fridays senantiasa hadir menghibur Anda jelang akhir pekan dengan harmoni musik dari berbagai musisi lokal dan internasional. Namun ada yang unik dengan performer minggu ini, di mana dihadirkan dua musisi lintas benua dengan genre musik berbeda.

Kali ini Mola Chill Fridays menampilkan musisi Duo Wake Up Iris! dari Kota Malang dan Aurora, penyanyi muda bertalenta dari Kota Bergen, Norwegia. Keduanya sukses memukau telinga para pemirsa dengan alunan musik mereka yang dimulai pada pukul 20.30, Jumat 25 Juni lalu.

Wake Up Iris merupakan duo musisi dengan kekuatan instrumen biola dan gitar berformasikan Vania Marisca (biola, vocal) dan Bie Paksi (drum, gitar, vocal). Duo yang terbentuk sejak 2015 mengusung musik bergenre folk sejak awal memang bercita-cita bermusik ke level lebih tinggi. Hal itu mereka tunjukkan dengan memenangkan Go Ahead Challenge, sebuah ajang pencarian insan industri kreatif Indonesia.

Dari ajang tersebut membuka jalan bermusik mereka, karena mereka berkesempatan tampil di panggung bergengsi SXSW (South by South West), di Austin, Texas, Amerika Serikat pada 2017. Uniknya lagu-lagu Wake Up Iris! sebagian besar mengambil tema semesta dan menggunakan judul dari berbagai bahasa di dunia seperti Jerman, Portugis, bahkan Swedia.

Simak saja karya-karya mereka yang dibawakan malam itu yang bertitel tak biasa seperti Audeamus, Gokotta, Iridescence,  Nefelibata, Metanoia, Fernweh, dan Resfeber. Benar-benar asing di telinga, bukan?

Tema semesta yang sering diangkat di dalam lagu-lagu Wake Up Iris juga menjadi hal yang menggugah rasa penasaran, seperti yang ditanyakan pemirsa Mola Chili Fridays.

“Lagu kalian banyaknya tentang semesta, kenapa? Apa yang mau disampaikan ke pendengar?” kata @lauraglowria.

Vania pun menjawab alasan utama mereka senantiasa mengangkat semesta dalam lagu-lagu mereka.

“Ngomongin semesta berarti kita ngomongin diri kita sendiri sebagai manusia. Itu sih yang aku dapat bahwa membicarakan semesta tidak se-compicated seperti wah ini yang kita lihat gede nih. Nggak! ini kita membicarakan manusia , setiap hari kita bertemu dengan manusia, menjadi manusia. Jadi itu yang kita gali dan kita Lakukan,” jelas Vania.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Aurora, penyanyi muda berbakat asal Norwegia

Halaman
Show All
nofie tessarTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan