Sukses

Marah Besar, Ashanty Sempat Usir Aurel Hermansyah dari Rumah

Liputan6.com, Jakarta - Selama ini hubungan Aurel Hermansyah dengan ibu sambungnya, Ashanty sangat harmonis. Ashanty menyayangi Aurel seperti anak kandungnya sendiri, begitu juga sebaliknya.

Bukan berarti keduanya tak pernah terlibat dalam pertengkaran besar. Suatu ketika, istri Anang Hermansyah rupanya pernah mengusir Aurel Hermansyah dari rumah. Ia menceritakan awal mula kejadiannya.

Kala itu, Ashanty beserta keluarganya sedang berada di Bali. Aurel Hermansyah bersikeras ingin main meski sudah larut malam. Ashanty tak mengizinkan.

"Jadi, ada insiden dia pulang jam 02.00 malam, tiba-tiba dia mau pergi lagi. Namanya masih muda," kata Ashanty di kanal YouTube Thariq Halilintar yang diunggah belum lama ini.

2 dari 5 halaman

Melawan

Menurut Ashanty, Aurel merasa bahwa hidupnya terlalu dikekang oleh sang ibunda selama bertahun-tahun, padahal dia sudah beranjak dewasa.

"Terus dia mau pergi lagi, dia ngomongnya ngelawan gitu, 'Aku sudah gede lo, umur aku sudah mau 20, teman-teman aku boleh, kenapa aku enggak boleh?’ Aku bilang, 'Teman-teman kamu boleh, kamu enggak boleh. Kalau kamu mau ikut teman-teman kamu, kamu tinggal sama teman-teman kamu," paparnya.

3 dari 5 halaman

Ancam Anang

Anang Hermansyah mencoba menengahi percekcokan ibu dan anak itu, namun Ashanty tak terima. Ia melontarkan ancaman.

"Mas Anang (bilang), 'Sudahlah biarin.' Aku bilang, 'Diam kamu.' Baru kali itu aku bentak dia di depan anak-anaknya. (Aku bilang), 'Kalau kamu mau ikut cara kamu, aku yang pergi'," tuturnya.

4 dari 5 halaman

Menyuruh Pergi

Aurel Hermansyah masih pada pendiriannya. Karena emosi, Ashanty menyuruh sang anak sulung untuk pergi dari rumah, meski tidak serius.

"Akhirnya aku marah banget, dia nangis teriak-teriak, kan aneh, ada apa sih, kok dilarang pergi sampai kayak gini ada apa? Tapi enggak ada yang nyakitin cuma 'Bunda jahat, bunda tega'," ujarnya.

"Sampai aku bilang, 'Kalau kamu tetap mau pergi, kamu pergi dari rumah ini, jangan balik-balik lagi'. Tapi aku minta Jiel kunci semua pintu takut benaran pergi kan. Kan saat dia emosi kita enggak pernah tahu," paparnya.

5 dari 5 halaman

Maaf

Keesokan harinya, Aurel Hermansyah menyadari kesalahannya dan meminta maaf. "Datang-datang dia ciumin aku. Akhirnya kita pelukan. Nangis-nangisan bareng," ia mengakhiri.