Sukses

Baim Wong Selamatkan Korban Banjir Jakarta yang Lumpuh dari Lantai 2, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Liputan6.com, Jakarta Banji Jakarta melumpuhkan aktivitas warga Ibu Kota dan sekitarnya. Sejumlah artis turun tangan menolong warga yang terdampak menggunakan perahu karet. Salah satunya, Baim Wong.

Dibantu tim, ia mendatangi kawasan yang tergenang air. Ia menolong seorang warga yang mengidap diabetes hingga tak bisa berjalan. Pria tua ini diamankan keluarganya di lantai dua.

“Lagi sakit, sudah berumur juga. Dia pakai kursi roda, makanya harus ada relawan yang naik untuk bantuin dia turun. Mungkin dia turun dari kursi roda,” kata salah satu tim penyelamat kepada Baim.

2 dari 5 halaman

Banyak Warga Enggak Mau

“Karena dari semalam itu kami sudah menyarankan untuk keluar karena listrik juga padam. Cuma banyak warga yang enggak mau, saya di sini saja, di rumah saja,” ia memberi tahu sang aktor.

Saat air meninggi dan listrik padam, warga mulai panik untuk menyelamatkan diri. Kawasan yang tak disebut detail ini terendam air hingga tiga meter. Bintang film Bebas dan Layla Majnun syok.

3 dari 5 halaman

Tak Berani Angkat Bayi

“Yang tiga meter di mana?” tanya Baim. “Di sana, di taman. Itu nanti kita evakuasi bayi di situ, tiga meter itu kita sudah enggak napak. Kan tadi enggak berani ngangkat bayi,” tutur tim penyelamat.

Perahu karet lantas mendekat. Pria tua yang tak bisa berjalan ini digendong tim lalu diturunkan ke perahu karet dari lantai dua. Baim dengan sigap memegangi kaki dan punggung pasien ini.

4 dari 5 halaman

Perawatan Lanjutan

Evakuasi yang berlangsung dramatis ini terekam di video “Banjir Sampai 3 Meter, Evakuasi Langsung Penderita Diabetes dan Bayi 1 Bulan” di kanal YouTube Baim Paula, Sabtu (20/2/2021).

“Itunya, apa, kursi roda,” pinta Baim Wong, agar kursi roda dibawa serta. “Enggak apa-apa, Pak? Aman?” ujar suami Paula Verhoeven. Pasien lantas dibawa ke Puskesmas darurat untuk mendapat perawatan lanjutan. 

5 dari 5 halaman

Lagi Belajar Jalan

“Kita mau ungsiin dulu ya, kemarin dibantu, sekitar 150 warga. Masih banyak tuh,” ucap Baim Wong. Tiba di Puskesmas, ia menanyakan mengapa keluarga pasien menolak dievakuasi sehari sebelumnya.

“(Kemarin tinggi air) dua meteran lebih. (Kemarin enggak mau diungsikan karena) takut enggak ada perahu karetnya, belum datang. Gelap. (Suami saya) lagi sakit, lagi belajar jalan, terapi,” kata istri pasien. Raut Baik tampak sedih.