Sukses

Polisi Akan Panggil Raffi Ahmad Terkait Pelanggaran Protokol Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta Raffi Ahmad sempat membuat heboh publik, setelah disuntik vaksin Covid-19 perdana bersama Presiden Jokowi, Rabu (13/1/2021). Raffi Ahmad terlihat sedang menghadiri sebuah pesta bersama teman-temannya tanpa menggunakan masker di malam harinya.

Tindakan Raffi Ahmad turut menuai kritik warganet. Sebab sebagai representasi anak muda dalam program vaksinasi, suami Nagita Slavina dianggap tidak memberikan contoh yang baik.

Karena hal itu, pihak kepolisian berencana memanggil ayah Rafathar Malik Ahmad untuk dimintai keterangan seputar pesta yang dihadirinya. Sebab, polisi mendapat informasi adanya pelanggaran protokol kesehatan.

"Kami intinya mau mengklarifikasi ke Raffi Ahmad, bukan diperiksa. Kami sudah mengklarifikasi terhadap saksi-saksi yang berada di situ (TKP)," kata Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Sujarwo saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (14/1/2020).

2 dari 4 halaman

Mengumpulkan Data

Kendati demikian, Sujarwo belum bisa memastikan kapan pemanggilan akan dilakukan. Saat ini pihaknya masih menyelidiki lebih dalam mengenai hal itu.

"Kami masih mengumpulkan beberapa saksi-saksi dulu. Setelah itu baru kami bikin jadwal pertemuan. Kami lakukan upaya kordinasi dengan pihak satreskrim Jakarta Selatan. Nanti kita tentukan langkah selanjutnya," kata Sujarwo menjelaskan.

3 dari 4 halaman

Klarifikasi Raffi Ahmad

Lewat Instagram, Raffi Ahmad sempat memberi klarifikasi mengapa dalam acara itu dirinya sempat tidak mengenakan masker sesuai protokol kesehatan. Bahwasanya saat itu dan teman-temannya berfoto di sela-sela sedang menyantap hidangan dalam pesta ulang tahun pengusaha Ricardo Gelael itu.

"Kondisinya memang sebelum masuk rumah mengikuti protokoler. Pas di dalam kebetulan lagi makan tidak pakai masker dan ada yang foto. Tapi apa pun itu saya juga minta maaf karena kejadian ini jadi heboh," jelas Raffi Ahmad.

4 dari 4 halaman

Minta Maaf

Presenter kondang ini juga minta maaf kepada Presiden Republik Indonesia serta masyarakat atas tindakannya yang kurang bijak.

"Maaf kepada Presiden Jokowi, kepada seluruh staf yang ada di Sekretariat Presiden dan juga maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tadi malam," ucapnya.