Sukses

Sinopsis Sinetron SCTV Anak Band Tayang Rabu 4 November 2020: Gilang Sedih The Junas Band-nya Sudah Tak Dianggap

Liputan6.com, Jakarta Anak Band malam ini, The Junas kecewa karena Wijaya bersikap seperti tadi. Terlebih saat melihat respon Wijaya yang seperti itu, The junas jadi sedih. Mereka ngerasa nggak dihargai sama Wijaya.

Kisah Anak Band berlanjut. Tapi Gilang bilang, mungkin Wijaya memang lagi sibuk. Sementara itu, Miranda yang penasaran sama Cahaya langsung mencoba mencari tahu dengan datang ke kedai Canzy Pizza. Dia masuk ke kedai sambil celingukan mencari-cari. Tapi Cahaya nggak ada di sana.

Sementara‌ ‌itu di saat‌ ‌yang‌ ‌sama‌, ‌Cahaya‌ ‌baru‌ ‌keluar‌ ‌dari‌ ‌dapur dan ‌kaget‌ ‌melihat‌ ‌reaksi‌ ‌Ratna seperti orang shock begitu. Cahaya langsung menghampiri dan menyapanya. Ratna gelagapan.

Cahaya duduk di salah satu bangku yang ada di resto pizza-nya. Dia tampak berpikir bagaimana cara membuat kedai mereka ramai lagi. Dia bingung, mau temui Axel tapi dia ingat kejadian semalam.

Ikuti episode Anak Band malam ini sampai tuntas...

2 dari 4 halaman

Basecamp

Gilang di basecamp sendirian dia sedih karena bandnya seperti sudah nggak dianggap. Dia yang kesepian sendirian akhirnya nyanyiin lagu ciptaannya yang dia kasih ke Wijaya tadi pakai gitar kopong.

Cahaya baru saja datang dan mendengar suara Gilang yang sedang menyanyi itu. Cahaya tunda untuk ketuk pintu. Dia malah menikmati lagu yang Gilang nyanyikan. Bahkan diam-diam dia jadi nangis karena baper.

3 dari 4 halaman

Dge-degan

Cahaya kembali ke kedai Pizza. Dia masih deg-deg an mengingat adegan saat di gang tadi. Tangannya dipegang erat oleh Gilang. Wajah mereka begitu dekat. Cahaya diam-diam tersenyum.

Miranda sedang melamun sendirian di kamarnya. Dia masih memikirkan Cahaya. Miranda membuka Hpnya. Dia melihat berita tentang kematian Cahaya. Miranda jadi bingung apa mungkin perempuan itu cuman mirip.

 

4 dari 4 halaman

Bisa Masuk

Bima sampai di depan kedai. Dia terkejut dengan antrian orang di kedai itu. Bahkan Bima sampai ditabrak kerumunan cewek-cewek yang buru-buru masuk ke kedai itu. Karena penuh, Bima jadi tak bisa masuk.