Sukses

Cerita Jenita Janet Tentang Pahitnya Hidup Jelang Bercerai dengan Suami

Liputan6.com, Jakarta Jenita Janet kini menyandang status janda setelah bercerai dengan Alief Hedy Nurmaulid, pada 17 Maret 2020 lalu. Bagi Jenita Janet, memutuskan berpisah bukanlah hal yang mudah. Apalagi pedangdut ini bukan tipe wanita yang gampang memulai hubungan dari awal lagi.

Maka sebelum benar-benar memutuskan bercerai, Jenita Janet mengaku sempat mengemis ke orangtua Alief agar rumahtangganya bisa kembali utuh. Apalagi kala itu Jenita Janet berharap segera mendapat momongan.

"Februari, Maret mau kembali dengan mantan suami. Kita kan berjanji ingin punya anak. Terus dia bilang ke mama aku, 'Dari pada sama yang lain, belum tahu, mending sama Alief'," kata Jenita Janet, di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2020).

"Saat itu aku yang ngemis ke keluarganya. Aku ingin balik lagi, punya anak. Tapi kenapa Mas Alief-nya kayak gini? Kayak cuek segala macem. Kayak ngejar yang lain," lanjutnya.

2 dari 4 halaman

Penuh Harap

Saat itu Jenita Janet berusaha melupakan setiap kesalahan dan mencoba lembaran baru. Namun ternyata ia malah disia-siakan begitu saja sampai akhirnya memutuskan  benar-benar berpisah.

"Dengan penuh harapan, walaupun dia pernah melakukan kesalahan fatal dalam rumah tangga yang menyebabkan saya minta cerai, saya ikhlas memaafkan. Dia kembali Februari, dari Februari ke Maret dia enggak memanfaatkan kesempatan itu dengan baik," kata Jenita Janet.

3 dari 4 halaman

Ikhlas

Meski kecewa namun Jenita Janet berusaha ikhlas. Dengan besar hati ia pun memutuskan berpisah dengan pria yang berprofesi sebagai manajernya.

"Walaupun aku sudah memafkan kesalahan fatal waktu itu, akhirnya Allah Maha Adil, nunjukin dia bukan yang terbaik. Keluarga aku ikhlas untuk kedua kalinya," sambung Jenita Janet.

4 dari 4 halaman

Titik Terendah

Perceraian menjadi titik terendah dalam kehidupan Jenita Janet. Ia pun berusaha tegar menghadapi dan menjalaninya meski terasa berat. 

"Desember kemarin titik terendah dalam hidup. Aku yang minta cerai. Aku sebagai perempuan membulatkan hati," kata Jenita Janet.