Sukses

Lidya Pratiwi Sempat Gaptek Gunakan Media Sosial

Liputan6.com, Jakarta Lidya Pratiwi sempat mendekam di penjara cukup lama karena kasus pembunuhan. Namun saat ini dirinya sudah menghirup udara bebas sejak tahun 2013 silam.  

Meski kini dirinya telah bebas, Lidya Pratiwi yang mengganti namanya menjadi Maria Eleanor ini mengaku dirinya memiliki pertimbangan saat mencoba bermain media sosial.

Lidya Pratiwi bahkan mengaku bahwa dirinya baru menggunakan WhatsApp di beberapa tahun terakhir. Hal ini lantaran ia sudah terbiasa memakai telepon sejak dulu.

 

2 dari 6 halaman

Tak Terbiasa

"Iya pakai sih beberapa tahun terakhir, cuma mungkin kebiasaan yang dulu kan telpon, kalau ada apa-apa telpon kan nggak usah chat panjang-panjang," ujarnya.

 

3 dari 6 halaman

 Video Call

Wanita berusia 33 tahun ini mengaku bahwa dirinya sempat ketinggalan beberapa teknologi. Salah satunya adalah fitur video call yang dianggap ribet dan membuatnya malas untuk mencoba. 

"Video call, karena teman ada yang ngontak aku, terus diajakin zoom. Ya aku bilang aku ribet aku nggak ngerti. Ini karena temen aku yang maksa-maksa (bikin instagram) tapi sebenernya aku yang rada-rada main sosial media itu memang males dari dulu,” ujar Lidya Pratiwi.

 

4 dari 6 halaman

Media Sosial

Bahkan saat dahulu bermain media sosial dirinya menyerahkan semua kepada teman baiknya. 

“Waktu jamannya Friendster juga gitu, itu temen kuliah aku yang bikin, yang tahu passwordnya, dia yang mainin juga. Gitu. Facebook aku nggak punya," jelasnya.

 

5 dari 6 halaman

Akun Medsos

Lidya Pratiwi bahkan sempat menemukan beberapa akun media sosial atas nama dirinya. Namun baginya hal itu tak menjadi masalah selama digunakan secara baik-baik. 

"Nggak tahu deh. Katanya sih ada beberapa akun yang mengatasnamakan aku, katanya. Ya selama dipakainya yang baik-baik aja sih nggak apa apa ya maksudnya terima kasih juga, justru bisa perhatian gitu, niat bikin-bikin akun,” ujarnya.

 

6 dari 6 halaman

Membiarkan

“Cuma ada beberapa kalau nggak salah aku sempet dikasih tahu ada 8, ada yang nama baru ada yang nama lama. Sekarang ada berapa perkembangannya atau diisi atau nggak, aku nggak tahu juga. Jadi ya nggak apa apalah selama nggak dipakai untuk yang aneh-aneh nggak negatif nggak papa lah mereka pakai, terima kasih juga deh," pungkasnya.

Sumber: Kapanlagi.com