Reza Bukan Menikah, Pemberkatan Hanya Dihadiri Keluarga

Reza Bukan menikah dengan seorang pendeta bernama Serevina.

Diterbitkan 27 September 2020, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tak lama setelah bebas dari Rutan Salemba akibat kasus narkoba, Reza Bukan memutuskan untuk menikahi seorang pendeta bernama Serevina. Pernikahan itu digelar di Jakarta pada sore ini, Minggu (27/9/2020).

Menurut Serevina, pernikahan dengan Reza Bukan dilangsungkan secara intim dengan hanya dihadiri oleh keluarga saja. Mereka juga tak mengundang awak media untuk meliput.

"Iya betul hanya pemberkatan saja yang dihadiri keluarga dekat sekandung saja. (Menikah) sore hari Puji Tuhan," ucap Serevina melalui pesan singkat WhatsApp pada Minggu (27/9/2020).

Sayangnya saat dihubungi, Serevina belum bersedia menjelaskan lebih lanjut mengenai prosesi pernikahannya tersebut. "Untuk lebih lanjutnya setelah pemberkatan saja ya," ucapnya lagi.

Tak Undang Sahabat

Sementara itu, lantaran pemberkatan hanya dihadiri oleh keluarga, sahabat Reza Bukan, yaitu Farid Aja juga mengaku tak dapat undangan. Kendati demikian, ia tetap mendoakan.

"Semoga dengan pernikahan ini Reza semakin berbahagia terus dengan istri yang sekarang juga bisa tenang kembali bahagia dan menata hidup kembali. Setelah kemarin mengalami ujian yang berat mudah-mudahan ini bisa mengobati semuanya," kata dia saat dihubungi.

Bebas

Reza Bukan telah bebas dari Rutan Salemba akibat kasus penyalahgunaan narkotika pada 18 Agustus 2020. Ia bebas melalui program asimilasi Corona Covid-19.

Sebelumnya, Reza Bukan telah menikah dengan Verena Visca Purnamasari dan dikaruniai anak. Namun pada Desember 2018, saat Reza menghadapi kasus hukum, sang istri memilih untuk berpisah alias cerai.

Pertemuan Pertama

Pada Desember 2019, tepatnya saat Natal, ia bertemu dengan Serevina di gereja di Rutan Salemba. Keduanya kemudian saling jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Isi Pidato Joshua Seventeen di Forum UNESCO, tentang Pentingnya Impian Anak Muda

Zulfa Ayu Sundari, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan