Sukses

Zaskia Sungkar dan Medina Zein Saling Sindir di Medsos, Irwansyah Angkat Bicara

Liputan6.com, Jakarta - Zaskia Sungkar dan Medina Zein saling sindir di Instagram. Itu terjadi setelah kasus dugaan penggelapan uang sebesar Rp 1,9 miliar yang dituduhkan Medina Zein kepada Irwansyah, telah dihentikan alias dikeluarkan SP3 (Surat Penghentian Penyidikan Perkara) oleh Polrestabes Bandung, Jawa Barat.

Menanggapi hal tersebut, Irwansyah mengaku santai. Apa yang terjadi antara Zaskia Sungkar dengan Medina Zein adalah masalah antara perempuan.

"Itu urusan perempuan, saya malah tahunya pas buka Instagramnya pas baru-baru ini, bukan yang sudah lama," kata suami Zaskia Sungkar tersebut ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2020).

2 dari 5 halaman

Tak Masalah

Irwansyah tak mempermasalahkan bila Medina Zein menyindir dirinya dan sang istri. Yang pasti saat ini ia tengah berbahagia lantaran kasus dugaan penggelapan yang dituduhkan kepadanya telah dihentikan penyidikannya.

"Itu haknya mereka, mereka mau sindir atau apa segala macam yang jelas sudah ada SP3, nih," kata Irwansyah lagi.

3 dari 5 halaman

Fokus Kerja

Saat ini, Irwansyah bisa kembali fokus membangun kerajaan bisnisnya dengan tenang setelah sempat terganggu dengan laporan Medina Zein. 

"Dan memang mudah-mudahan benar-benar ini untuk Makuta. Terutama, ya bisa kembali bekerja lagi secara normal, dan bisa berpikir untuk ke depannya," kata Irwansyah.

4 dari 5 halaman

Awal Mula

Awalnya, Medina Zein dan Irwansyah merupakan rekan bisnis di bidang kuliner yang berada di Bandung, yaitu Bandung Makuta di bawah naungan PT Bandung Berkah Bersama. Pada Oktober 2019, Medina Zein membuat laporan dugaan penggelapan uang ke Polrestabes Bandung.

5 dari 5 halaman

Aliran dana

Ia mencurigai adanya aliran dana dari PT Bandung Berkah Bersama yang masuk ke rekening PT Jannah Corp. Perusahaan tersebut diketahui dikelola oleh Irwansyah.

Nominalnya pun tak main-main. Dari rekening koran yang dipegang Medina Zein, ada aliran dana yang masuk dengan nilai sebesar Rp 1,9 miliar.