Sukses

Sinopsis Sinetron SCTV Insya Allah Surga Tingkat 2 Episode Kamis, 18 Juni 2020

Liputan6.com, Jakarta Kamis malam ini Insya Allah Surga Tingkat 2 bercerita tentang harapan Karyo untuk bisa nikah sama Salwa mulai tumbuh kemlagi. Kan sekarang Samiri sudah jadi sandera mereka, jadi hari itu Karyo dan Ucok suruh Samiri jebak Nurdin supaya nongol di Cirempong. Mereka akan sergap Nurdin dan minta balikin semua harta mereka..

Tapi Samiri malah bisa kabur karena Ucok dan Karyo fokus kepoin Tatang yang datang dengan muka pucat, diajak ngomong nggak nyahut, cuma manggut-manggut atau geleng-geleng aja. Ucok dan Karyo ngira Tatang kemasukan setan gagu, tapi ternyata Tatang lagi ngenes, soalnya Melur baru aja ingetin bahwa Tatang dulu pernah janji mau nikahin Melur. Insya Allah Surga Tingkat 2 masih berlangsung.

Apesnya Pak Molen tau janji Tatang itu, makanya Tatang ditekan untuk nepatin janjinya. Asma juga dengar waktu Melur tagih janji Tatang, tapi Asma nggak tau Tatang janji apa, soalnya tiba-tiba Abie datang samperin Asma, jadi Asma nggak dengar lagi omongan mereka.

Sejak ditekan Pak Molen, Tatang jadi sering ngelamun. Melur jadi merasa nggak enak sama Tatang. Melur protes ke Papanya, bahwa dia memang cinta banget sama Tatang, tapi Tatang jangan juga dipaksa, sebab Melur nggak mau kalau Tatang menikahinya karna paksaan dan tekanan dari Papanya.

Tapi Pak Molen tetap bersikeras bahwa Tatang harus tepati janjinya! Melur ngambek sama Papanya dan kabur dari rumah. Pak Molen kalang kabut, ini semua gara-gara Tatang!..

Bagaimana kelanjutan Insya Allah Surga Tingkat 2?

2 dari 4 halaman

Ketahuan Kere...

Sementara itu Asma jadi galau kepikiran terus, Tatang janji apa sih sama Melur? Ucok masih belagak Sultan di depan Lisa dan Rose. Kedua gadis itu memang belum tau Ucok benar-benar bangkrut sekarang, makanya Ucok menghindar terus. Alasannya sih belum bisa nentuin milih Rose atau Lisa. Padahal sih takut ketahuan kere..

3 dari 4 halaman

Makin Menipis

Samiri dan Nurdin masih buron, Tatang, Karyo dan Ucok mulai putus asa nyariin mereka, apalagi uang makin menipis, sementara Sarah masih belum pulang dari luar negri.

Akhirnya Tatang, Karyo dan Ucok sepakat mau cari kerjaan, tapi cari kerjaan yang enak nggak dapat-dapat, akhirnya mereka jadi tukang parkir demi bisa makan sehari-hari. Biar gengsinya nggak turun, Karyo dan Ucok sepakat rahasiain kerjaan baru mereka ini.

4 dari 4 halaman

Di Pinggir Jalan

Hari itu saat Tatang lagi markirin di pinggir jalan, dia bertemu Asma. Asma jadi tau kalau Tatang cs sekarang jadi tukang parkir. Asma kasihan melihat Tatang kepanasan, tapi Asma juga kagum dengan perjuangan Tatang mencari nafkah yang halal.