Deddy Mizwar dan PPFI Desak Penerbitan Protokol Kesehatan di Sektor Perfilman

Deddy Mizwar khawatir dengan adanya aktivitas syuting yang tidak mengikuti protokol kesehatan khusus di masa PSBB.

Diperbarui 17 Juni 2020, 14:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jajaran pengurus PPFI (Persatuan Perusahaan Film Indonesia) yang dipelopori Deddy Mizwar, mendesak pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, agar segera menerbitkan protokol kesehatan khusus untuk industri perfilman.

Desakan itu disampaikan langsung oleh ketua umum PPFI, Deddy Mizwar, pada Selasa (16/6/2020) di Jakarta. Saat itu, tengah digelar konferensi pers daring terkait berlangsungnya aktivitas syuting film dan sinetron tanpa protokol kesehatan khusus untuk perfilman.

Apalagi, syuting film dan sinetron di Jakarta itu terjadi di masa pemberlakuan PSBB transisi di Ibukota. Deddy Mizwar mengkhawatirkan, aktivitas syuting yang tidak mengikuti protokol kesehatan khusus di masa PSBB, akan menciptakan kluster baru penyebaran virus Corona.

Seperti Masa Normal

Dari laporan yang diterimanya, suasana di beberapa lokasi aktivitas syuting seperti pada masa normal.

“Mengerikan. Ini jelas bisa mengorbankan insan film yang terlibat syuting dan secara umum dunia perfilman Indonesia,” kata pemeran Nagabonar itu dikutip dari siaran pers yang diterima redaksi Liputan6.com, Selasa (16/6/2020).

Mengenai syuting film dan sinetron yang dilakukan beberapa produser, Deddy mengaku PPFI tidak mempunyai kewenangan untuk melarang. PPFI hanya bisa mengimbau dan mengingatkan insan film agar menaati protokol kesehatan.

Meminta Tanggung Jawab

Paling jauh, PPFI mengingatkan agar ada pihak yang bisa dimintai tanggung jawab kalau sampai terjadi penularan akibat aktivitas itu. Apalagi, di wilayah DKI ada Pergub yang mengatur sanksi bagi pelanggaran PSBB.

“PPFI juga tidak bisa serta merta mengiyakan atau memberi dukungan kepada produser anggota PPFI yang mendesak mau syuting. Wewenang itu PPFI tidak punya. Itu urusan pemerintah juga,“ kata Deddy Mizwar.

Tampak juga ia sedang didampingi oleh Zairin Zain, Manoj Punjabi, Wina Armada, dan Adisurya Abdy ketika memberi keterangan pers.

Belum Ada Tanggapan

Dalam kesempatan itu Sekjen PPFI, Zairin Zain, menambahkan perihal dibutuhkannya protokol kesehatan sektor perfilman. Pihaknya sudah berupaya untuk berkomunikasi dengan berbagai pihak berwenang. Namun sejauh ini belum mendapatkan tanggapan.

Deddy Mizwar sepakat PSBB telah membuat dunia film Indonesia kolaps. Ribuan insan film terdampak nafkahnya akibat Covid. Ia juga setuju upaya untuk kembali membangkitkan ekonomi perfilman. Namun, Deddy mengingatkan juga pentingnya memperhatikan keselamatan jiwa para insan film.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Tidak ada juga gunanya ekonomi film bangkit tapi tidak bisa dinikmati pekerjanya jika menjadi terpapar virus Corona,” terangnya.

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • H. Deddy Mizwar mengawali karir sebagai entertainer. Pada tahun 2012 ia terjun ke dunia politik dan menjadi Wakil Gubernur Jabar 2013.
    H. Deddy Mizwar mengawali karir sebagai entertainer. Pada tahun 2012 ia terjun ke dunia politik dan menjadi Wakil Gubernur Jabar 2013.
    Deddy Mizwar
  • liputan6
    Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan.
    Corona
  • liputan6
    Penyebaran Covid-19 ke seluruh penjuru dunia diawali dengan dilaporkannya virus itu pada 31 Desember 2019 di Wuhan, China
    COVID-19
  • PPFI
  • film