20 Tahun Lalu, Album Krisdayanti dan 6 Artis Ini Meledak di Pasar

Tahun ini, Krisdayanti digunjing lantaran hubungannya dengan Aurel dan Azriel Hermansyah memanas. Persis 20 tahun lalu, ia resmi jadi diva.

Diterbitkan 14 Juni 2020, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tahun ini Krisdayanti diperbincangkan, bukan soal pencapaian di industri musik melainkan panasnya hubungan sang diva dan Raul Lemos dengan dua anak dari pernikahan sebelumnya, Aurel dan Azriel Hermansyah. Kondisi ini berbanding terbalik dengan 20 tahun silam.

Masih jelas di ingatan, pada 2000, Krisdayanti merilis album Mencintaimu dipayungi Warner Music Indonesia. Mengedepankan hit “Mencintaimu” karya Bebi Romeo, album ini terjual 400 ribu kopi. Bersama album ini, Krisdayanti meraih gelar diva.

Mencintaimu album solis wanita tersukses di milenium baru. Krisdayanti bukan satu-satunya yang meraih kegemilangan pada tahun Naga Emas. Dalam catatan kami, ada 6 musisi lain yang mengangkasa di era Y2K. Simaklah laporan khas Showbiz Liputan6.com

1. Sheila on 7: Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Setahun setelah album debut mereka terjual sejuta keping, Sheila on 7 kembali dengan Kisah Klasik Untuk Masa Depan. Album ini memfiturkan banyak hit. Yang paling membekas di ingatan, tentu “Sephia.” Oleh khalayak, Sephia lantas dijadikan sinonim selingkuhan alias kekasih gelap.

Berbincang dengan kami lewat sambungan telepon pekan ini, mantan petinggi Sony Music Indonesia, Jan Djuhana, mengenang, “Sheila on 7 adalah satu-satunya band maupun solis Tanah Air yang tiga albumnya berturut-turut terjual di atas sejuta keping.” Catat!

2. Dewa: Bintang Lima

Selamat tinggal Ari Lasso, selamat datang Elfonda Mekel alias Once. Bintang Lima adalah episode baru Dewa 19 setelah kehilangan vokalis karismatik. Siapa sangka, Once mengantar grup musik ini ke puncak penjualan tertinggi sepanjang karier, yakni 1,7 juta kopi menyamai Kisah Klasik Untuk Masa Depan.

Album menyejarah ini menyimpan sejumlah pusaka berlirik syahdu yakni “Roman Picisan,” “Dua Sejoli,” “Separuh Nafas,” dan “Risalah Hati.” Di album ini, angka 19 yang melekat di belakang kata Dewa tanggal.

 

3. Jamrud: Ningrat

Yang bilang musik rok tak menjual pasti belum dengar album Ningrat milik Jamrud. Dirilis di pengujung 2000, Ningrat merefleksikan kapasitas bermusik band ini dalam merangkai lirik bertema beragam. Dari yang puitis ala “Pelangi Di Matamu,” nakal kayak “Surti Tejo,” hingga kritik sosial sepedas “Ningrat.”

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Ragam tema seindah spektrum warna menjadikan Ningrat unggul dari aspek kualitas maupun kuantitas. Album ini terjual 1,8 juta keping. Versi lain menyebut, Ningrat telah sampai ke level 2 juta keping.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan