Sukses

Marie Fredriksson, Vokalis Roxette Sempat Divonis Bertahan Hidup 25 Persen

Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka menyelimuti dunia musik mancanegara, vokalis Roxette, Marie Fredriksson, mengembuskan napas terakhirnya. Hal itu disampaikan pihak keluarga kepada sebuah surat kabar di negara asalnya Swedia, Expressen.

"Dengan sangat sedih kami harus mengumumkan bahwa salah satu artis kami yang terbesar dan paling dicintai telah tiada," ungkap keluarga Marie Fredriksson, dilansir theguardian.com, Selasa (10/12/2019).

Marie Fredriksson, meninggal dunia di usia 61 tahun setelah menderita penyakit yang cukup lama.

 

2 dari 7 halaman

Sempat Kejang

Pada September 2002 silam, Marie Fredriksson sempat mengalami kejang di kamar mandinya. Dan ternyata ia mengalami retak pada tengkoraknya. 

 

 

3 dari 7 halaman

Tumor Otak

Setelah menjalani MRI, terungkap Marie Fredriksson menderita tumor otak. Dan ia diberi peluang 25 persen untuk bertahan hidup. 

4 dari 7 halaman

Selamat

Vokalis Roxette ini rupanya bisa bertahap hidup. Ia mampu tampil di atas panggung hingga 2016 lalu.

 

5 dari 7 halaman

Mengundurkan Diri

Namun, ia memiliki masalah kesehatan akibat terapi radiasi. Sehingga Marie Fredriksson mengumumkan pengunduran dirinya.

 

6 dari 7 halaman

Bersama Per Gessle

Marie Fredriksson, bersama Per Gessle membentuk Roxette pada 1986, atas saran seorang eksekutif rekaman Swedia. Namun keduanya telah bertemu sejak akhir 1970-an.

 

7 dari 7 halaman

Karier Solo

Sebelumnya Marie Fredriksson sudah memiliki karier solo yang moderat. Sementara, Gessle sukses dengan band nya bernama Gyllene Tilder.

Loading
Artikel Selanjutnya
Marie Fredriksson Meninggal Dunia, Ini 3 Lagu Roxette yang Melegenda
Artikel Selanjutnya
Tumor Otak, Vokalis Roxette Marie Fredriksson Kehilangan Penglihatan Satu Mata