Sukses

Film Twivortiare Berhenti di 500 Ribu Penonton, Reza Rahadian Ungkapkan Ini

Liputan6.com, Jakarta - Film Twivortiare yang dibintangi Reza Rahadian dan Raihaanun dirilis akhir Agustus 2019. Hingga artikel ini disusun, jumlah penonton Twivortiare 500 ribuan. Tidak semeledak Critical Eleven memang, namun Reza Rahadian mengaku puas dengan pencapaian Twivortiare.

“Jumlah 500 ribu penonton memang tidak box office tapi it is not the bad number,” ungkap Reza Rahadian dalam sesi wawancara khusus dengan Showbiz Liputan6.com di Jakarta, baru-baru ini. Ia kemudian buka kartu soal alasan mau membintangi Twivortiare.

Reza Rahadian merasa ada yang beda dengan karakter Beno. Ia ingin menantang diri sendiri tampil beda, tanpa melakukan transformasi fisik secara dramatis. “Bisa tidak saya membentuk karakter Beno sebagai Beno dan Ale sebagai Ale, tanpa tercampur satu sama lain. Keduanya punya realisme yang hampir sama, urban, hanya beda profesi,” ulas Reza Rahadian.

Ia bangga akhirnya dapat kesempatan itu meski sejumlah penggemar menceletuk, “Ah buat gue Reza tetap Ale. Chemistry terbaik Reza saat beradu akting dengan Adinia Wirasti.”

Tak sedikit pula yang menyebut menjadi Beno adalah keputusan terbaik, dan di luar dugaan Raihaanun mampu mengimbangi performa Reza Rahadian. Setelah adu akting dengan Raihaanun, siapa lagi aktris yang diincar Reza Rahadian saat ini?

2 dari 2 halaman

Tetap Disyukuri

“Jujur belum kepikiran pengin beradu akting dengan aktris siapa lagi. Saya belum dapat informasi film Indonesia terbaru yang performa aktrisnya menawan,” sambung bintang film Habibie & Ainun serta My Stupid Boss. Baginya, angka 500 ribu penonton tetap harus disyukuri.

Dalam kesempatan itu, peraih 4 Piala Citra menyampaikan terima kasih kepada produser Manoj Punjabi yang memberi kesempatan Raihaanun tampil di film komersial macam Twivortiare.

“Saya senang banget Pak Manoj mau menerima Raihaanun. Saya bilang padanya jangan salah ini keputusan bagus yang dibuat MD Pictures dengan merekrut pemain yang selama ini berada di wilayah sangat independen. Enggak komersial. Pak Manoj berkontribusi dalam perjalanan karier Raihaanun,” pungkas aktor kelahiran 5 Maret 1987. (Wayan Diananto)