Sukses

Kata Sutradara Angga Dwimas Sasongko Soal Kontroversi Livi Zheng

Liputan6.com, Jakarta - Nama Livi Zheng beberapa waktu lalu ramai dibicarakan masyarakat. Sosok yang semula banyak dipuja, kini justru menimbulkan kontroversi.

Banyak yang kemudian menganggap ucapan Livi Zheng dan pemberitaan tentangnya berlebihan dan tidak benar adanya. Yang terbaru, sutradara kenamaan yaitu Angga Dwimas Sasongko ikut bersuara untuk kontroversi yang terjadi ini.

Angga Dwimas Sasongko memiliki pandangannya sendiri soal Livi Zheng. Hal itu ia sampaikan melalui unggahan di Instagramnya pada Selasa (4/9/2019).

"Ada beberapa wartawan meminta komentar saya soal Livi Zheng. Daripada dijawab satu per satu lalu ada potensi salah kutip, saya coba jelaskan komentar saya di sini. Livi Zheng punya realitasnya sendiri. Tentang apa itu Hollywood. Tentang apa itu Oscar. Tentang apa itu film berprestasi. Delusional atau salah, Livi tetap punya hak membangun realitasnya sendiri," tulis Angga mengawali.

"Usaha Livi yang dengan sadar melakukan misinformasi dan publicity stunt kepada publik melalui media massa, ini yang menarik dan jadi substansi. Siapa yang salah? Livi Zheng? Moralnya atau etikanya? Saya sih merasa tidak berhak mengukur. Walaupun ya pusing juga tiap baca rilis atau wawancara dia, dan merasa yang dilakukannya tidak tepat," lanjutnya.

 

2 dari 2 halaman

Konsekuensi

Lebih lanjut, Angga Dwimas Sasongko juga mengajak jurnalisme kita serta para pejabat untuk bercermin dari kasus Livi Zheng ini agar tidak mudah termakan hanya karena label internasional.

Selain itu, Angga Dwimas Sasongko mengatakan bahwa derasnya pemberitaan tentang rekam jejak Livi Zheng ini adalah konsekuensi yang harus dihadapi Livi Zheng.

"Bahwa kemudian ada pihak - pihak yang terganggu dengan publicity stunt Livi ini, ya juga wajar. Strategi Livi yang memaksa realitasnya jadi realitas publik tentunya punya resiko. Resistensi sebagian orang, atau kerja jurnalistik yang menginvestigasi dan berusaha menggali lebih dalam tentangnya adalah konsekuensi yang Livi harus hadapi," tutup Angga Sasongko.

Loading