Sukses

4 Fakta Aquanus, Superhero Bumilangit yang Dibintangi Nicholas Saputra

Liputan6.com, Jakarta - Jagat Sinema Bumilangit akan menyajikan beberapa karakter adisatria (superhero) asal Indonesia. Setelah Gundala yang akan tayang pada 29 Agustus mendatang, nantinya bakal ada banyak jagoan lain. Salah satunya Aquanus yang akan diperankan oleh Nicholas Saputra.

Meski belum tayang, namun Aquanus sudah ramai dibicarakan warganet. Bahkan sudah banyak bermunculan tentang meme-meme menarik jagoan yang memiliki kemampuan di dalam air ini.

Namun di balik semua itu, ternyata ada 4 fakta menarik dari Aquanus yang karakternya diangkat dari sebuah komik. Apa sajakah itu? 

2 dari 5 halaman

1. Diciptakan Oleh Wid NS

Karakter Aquanus pertama kali dibuat pada tahun 1968 dalam judul Aquanus di Planet Vibhy. Superhero yang memiliki kemampuan air itu diciptakan oleh komikus Wid NS.

3 dari 5 halaman

2. Yogyakarta

Karakter Aquanus yang diciptakan oleh Widodo Noor Slamet atau yang akrab disapa Wid NS, mengisahkan tentang anak lak-laki dari planet Zyba.

Mengutip dari Wikipedia, cerita Aquanus di dalam komik mengambil setting di kota Yogyakarta. Maklum, sang komikus adalah pria asal Kota Gudeg.

4 dari 5 halaman

3. Cerita Aquanus

Mengutip dari Wikipedia, Aquanus bercerita tentang penyerangan bangsa Burbur ke planet Zyba. Putra angkat Raja Sving yang masih bayi, dilarikan dengan sebuah roket ke luar angkasa dan akhirnya jatuh ke lautan di planet Bumi.

Sampai akhirnya, putra raja yang bernama Dhanus itu ditemukan dan dipelihara oleh keluarga pemburu ikan paus. Dhanus dapat dengan mudah bermain-main ke dasar lautan.

Suatu ketika saat menyelam di dasar laut, seseorang yang mengaku berasal dari Zyba, menolongnya dari serangan gurita raksasa. Orang itu tewas ditembak para penyelam. Sebelumnya, ia memberikan sabuk sinar pelangi kepada Dhanus. Sabuk ini menjadi senjata andalan Aquanus. Nama Aquanus adalah dari Aqua yang berarti air dan Nus dari Dhanus.

5 dari 5 halaman

4. Remake

Pada 2008, telah dirilis komik baru Aquanus yang berjudul Benua Ketujuh. Komik ini di terbitkan oleh Metha Studio bekerja sama dengan Neo Paradigm Studio.

Penulis dan Pewarnaan oleh Berny Julianto, gambar oleh Arief Hargono, Dwi Aspitono dan Nico Jeremia. Di buku komik ini, Aquanus muncul dengan kostum baru dan memimpin tim pengawal kota bawah laut yang bernama Humuna-shim.

Loading
Artikel Selanjutnya
Sensasi Menginap di Pusat Kota Ditemani Mural Wajah Jakarta
Artikel Selanjutnya
Pemerintah Uji Coba Kartu Prakerja di Jakarta dan Bandung