MocoSik 2019, Baca Buku Sekaligus Nonton Konser Tulus Sampai Ebiet G Ade

Festival MocoSik 2019 tahun ketiga akan kembali digelar pada tanggal 23,24,25 Agustus.

Diterbitkan 18 Agustus 2019, 15:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Festival buku dan musik bertajuk MocoSik 2019 kembali hadir setelah sukses digelar berturut-turut selama dua tahun. Dengan mengusung tema “Buku, Musik, Kamu” panggung akbar yang mengawinkan dua kultur itu bakal digelar pada 23, 24, 25 Agustus mendatang. Mengambil venue yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni Jogja Expo Center (JEC), MocoSik tetap bernapaskan spirit mendekatkan buku dan musik. 

Founder MocoSik Festival, Anas Syahrul Alimi mengatakan MocoSik 2019 tidak mengarus-utamakan buku melebihi musik, atau sebaliknya. "Keduanya sama rendah, sama tinggi. Baik buku maupun musik berbagi dalam panggung dan waktu yang sama,” ujar Anas saat jumpa pers di Medpresso Coffee, beberapa waktu yang lalu.

MocoSik adalah festival pertama di Indonesia yang mempertemukan buku dan musik dalam satu panggung besar. Mencoba mendekatkan para penikmat konser kepada buku, juga sebaliknya, mengakrabkan insan literasi dan pencinta buku kepada musik. Itulah misi literasi budaya yang diusung MocoSik.

Anas Syahrul Alimi yang juga CEO Rajawali Indonesia--sebuah lembaga promotor berpengalaman menyelenggarakan puluhan konser musik skala nasional maupun internasional--mengatakan, MocoSik tidak hanya menampilkan musisi ataupun penulis yang tengah naik daun.

"Yang berada sangat jauh dan sudah berkarya lebih dahulu di waktu lampau, namun tetap eksis, juga kami berikan panggung yang sama," tambahnya. Penghikmat buku dan penikmat musik dalam MocoSik 2019, lanjut Anas, diringkas menjadi satu; "Kamu,".

 

Beragam

Menurut Irwan Bajang, yang pada MocoSik #3 ini dipercaya menjadi Direktur Program, dalam tiga hari penyelenggaraan MocoSik terdapat lebih kurang 68 penampil. Jumlah itu, lanjut Bajang, lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. "Pecinta buku dan penikmat musik mendapat suguhan yang beragam dari panggung literasi maupun musik," jelasnya.

Bukan hanya penampil yang bertambah, MocoSik #3 kali ini juga tak hanya bicara buku dan musik. Tetapi juga kaitan buku dengan film, serta buku dengan seni rupa.

Misalnya, pada hari pertama, Jumat (23/8/2019), Ody Mulya Hidayat (Produser Dilan ) akan berbicara soal buku dan film. Lantas, dilanjutkan obrolan dunia buku dan seni rupa. Tak tanggung-tanggung, lima perupa akan diboyong ke MocoSik #3 untuk membincang ilustrasi perbukuan. Kelima perupa itu yakni; Ugo Untoro, Jumaldi Ali, Dipo Andy, Ong Hari Wahyu dan Samuel Indratma.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Lebih lanjut, Irwan Bajang yang juga pegiat dunia penerbitan buku indie di Indonesia ini, merinci sejumlah nama yang mengisi sepuluh sesi obrolan maupun lokakarya musik, film, dan seni rupa yang memiliki korelasi dengan dunia buku dan literasi. Nama para penampil itu, antara lain Zen RS, Joko Pinurbo, Eko Prasetyo, Edi Mulyono, Aguk Irawan M.N., Windy Ariestanty, Iqbal Aji Daryono, Mas Aik, Anton Kurnia, Pepeng, Kalis Mardiasih, Hengki Herwanto, Erie Setiawan, Nuran Wibisono, David Tarigan, Deskripsi John H. McGlynn, dan Okky Madasari. Di panggung musik, misalnya, selain menampilkan Tulus, Yura Yunita, Pusakata, bakal tampil juga musisi-musisi gaek dan legendaris seperti Ebiet G. Ade. Ada pula Gallaby, Langit Sore, Nostress, Dialog Dini Hari, Tashoora, Sujiwo Tejo Band, Guyon Waton, hingga konser puisi cinta yang melow yang “dikonduktori” sastrawan dan sutradara teater Agus Noor.

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan