Sukses

Sinopsis Sinetron SCTV Orang Ketiga Episode Rabu 22 Mei 2019: Novi Sakit, Putra Jadikan Caca Babysitter Yura

Liputan6.com, Jakarta Sinetron Orang Ketiga Rabu malam ini tetang Iivan yang sudah bawa Diah masuk ke rumah baru. Rumah dinasnya dari Salman. Nggak usah mewah, tapi layak.  Ivan kaget dan girang. Ternyata Salman cepat banget kasih dia rumah dinas. Diah kaget dan curiga. Ini rumah dari siapa. Ivan bilang itu rumah dinas. Dia kerja sama pengusaha kaya raya.

Diceritakan pula di episode Orang Ketiga, Ivan minta Diah nggak usah cemaskan pekerjaannya. Diah bilang rumah ini lebih gede dari kontrakan mereka dulu. Diah bakal sepi saat Ivan kerja. Ivan kepikiran. Emang dia nggak mungkin tinggalkan Diah sendirian. Lebih lebih dengan kondisi Diah yang cacat dan kena kanker pula. Diah mohon apa dia boleh ditemani Ika?

Sementara itu Rossy dan Dimas ke rumah sakit tempat Riris dirawat. Deg! Ternyata itu rumah sakit tempat mama Rossy meninggal. alhasil mata Rossy berkaca kaca. Nggak sanggup masuk dan minta tunggu di depan saja. Dimas ikut sedih dan mengerti. Sampai akhirnya Rossy akhirnya beranikan diri masuk. Karena nggak enak sama Afifah dan Riris jika dia nggak masuk. 

Putra dan Caca antar Yura ke rumah Salman. Jreng! Ayahanda Puta itu kaget lihat Caca gendong Yura dan datang bersama Putra ke rumah.

Bagaimana kelanjutan episode Orang Ketiga malam ini?

2 dari 3 halaman

Babysitter

Putra jelaskan dia mau pekerjakan Caca buat merawat Yura sebagai babysitter. Kan mereka lagi nggak ada babysitter dan Novi sedang di rumah sakit. Jreng! Salman geram. Takut Putra baper saat lihat Caca yang mirip yuni. Tapi putra seperti bisa baca pikiran ayahnya. Dan minta Salman nggak usah khawatir. Dia nggak akan baper. Lagipula mana dia bisa memikirkan yang lain. Sementara jantung Yuni yang ada pada diri Novi sedang bermasalah?

3 dari 3 halaman

Kembali Berpaling

Salman akhrirnya mengijinkan. Walau wajah Salman tampak tegang seperti menyembunyikan sesuatu. Caca rawat Yura di kamar. Bersama Putra. Caca meninabobokan Yura sampai bayi itu tertidur. Putra baper. Tapi berusaha menahan perasaannya karena itu bukan Yuni. Salman intip dengan tegang. Tapi ayahanda Putra ini akhirnya agak lega karena sepertinya Putra tetap anggap Caca bukan Yuni. Tapi salman tetap nggak akan biarkan Putra lama-lama dekat dekat dengan Caca yang mirip Yuni.