Sukses

Dihina Haters, Putri Mayangsari Beri Jawaban Mengejutkan

Liputan6.com, Jakarta - Putri Mayangsari, Khirani Siti Hartina Trihatmodjo, mulai beranjak remaja. Ia pun terbilang aktif di jejaring sosial Instagram. Namun tak selamanya media sosial bersahabat dengan pemiliknya, seperti yang dialami Khirani baru-baru ini.

Putri sulung Mayangsari dan Bambang Trihatmodjo itu mendapat bullying dari seorang haters di Instagram. Dalam sebuah konten ask me questions, Khirani dianggap tak secantik Ziankha Amorette Fatimah Syarief, putri Inggrid Kansil.

Namun, Khirani tak marah mendapat olok-olok itu. Dia justru mengaku tidak mempermasalahkan komentar netizen tersebut. Sebab, kata putri Mayangsari ini, setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

"Ya kita semua manusia punya kemampuan dan kelebihan sendiri-sendiri. Kalau saya gak cantik ya gak apa-apa juga," tulis Khiran, pada Insta Story Instagram.

2 dari 3 halaman

Tak Ada yang Sempurna

Menurut Khirani, wajah setiap orang berbeda. Apalagi manusia di muka bumi ini tidak ada yang sempurna.

"Kita berdua juga orang yang berbeda, bukan orang yang sama jadi mungkin kelebihan dia melebihi gw tapi ya manusia memang tidak sempurna. So, thanks for your opinion (smile)," kata dia.

Khirani memang terlihat tenang dengan tanggapan itu. Emosinya tidak meluap-luap. Karena itulah ada pengguna media sosial yang bertanya kepadanya mengapa tidak marah saat mendapat komentar jelek.

3 dari 3 halaman

Memaklumi

Bagi Khirani, tak ada yang perlu dibenci. Menurut dia, semua orang berhak menilai. Dan, dia mengaku bisa memaklumi penilaian yang diberikan orang lain itu.

"Aku gak sebel because there's no point of hating yang lain, sih. Ngomong itu gak dibayar jadi ya gak apa-apa kalau gw dikatain jelek or whatsoever karena that's their opinion and gue gak bisa ngapa-ngapain so maklum," jawabnya. (Amrikh Palupi/Dream.co.id)

Loading
Artikel Selanjutnya
Jalan - Jalan ke Turki, Mayangsari Dikerjai Penjual Es
Artikel Selanjutnya
Usai Jamu Sahabat, Mayangsari Nikmati Keindahan Turki Bersama Bambang Trihatmodjo