Lihat Warganya Dapat Penghargaan, Ketua RW Kampung Jambu Iri?

Berikut sinopsis cerita sinetron Tuhan Ada Dimana-mana yang akan tayang malam ini

Diterbitkan 10 Oktober 2017, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bang Markasan memarahi para tukang yang sedang merenovasi mushola menjadi masjid. Bang Markasan memperingatkan mereka untuk tidak memakai semen sumbangannya di bagian WC dan kamar mandi. Dia maunya semen sumbangannya khusus buat pasang keramik di lantai masjid saja. Para tukang saling pandang satu sama lain.

Bang Okim bersama Ustadz Masropi dan Pak Basuki beriringan jalan ke masjid. Ustadz Masropi menanyakan soal hadiah uang yang diterima Okim dari gubernur kemarin. Ternyata, prosesnya panjang karena Bang Okim harus mengurusnya ke kelurahan dan ke bank. Pasalnya, uang sumbangan dari gubernur hanya diserahkan simbolik saja. Sampai di depan halaman masjid, mereka melihat Bang Markasan sedang membentak-bentak tukang.

Bang Markasan melihat Bang Okim dan langsung emosi. Bang Markasan kesal karena Bang Okim mau datang sendiri saat mengundang lurah. Tapi giliran mengundangnya, Bang Okim malah menyuruh hansip. Bang Markasan merasa diremehkan karena Bang Okim sudah dapat penghargaan dari Gubernur.

Melihat gelagat tidak baik, Ustadz Masropi langsung menengahi mereka. Ustadz Masropi bilang kalau sebentar lagi sudah masuk dzuhur, sebaiknya mereka melanjutkan obrolan sehabis sholat dzuhur. Bang Markasan bersikeras, masalah mereka serius dan bukan main-main karena menyangkut hak warga. Bang Okim tak paham dengan maksud Bang Markasan.

Cerita berbeda ditawarkan dalam sinetron terbaru berjudul Tuhan Ada Di Mana-Mana yang tayang pada pukul 18.30 WIB.

Bang Markasan ternyata mempertanyakan soal uang sumbangan dari Gubernur yang diberikan pada Bang Okim. Dia bilang itu adalah uang pembinaan yang artinya buat warga, bukan untuk pribadi. Bang Markasan minta Bang Okim tidak menggunakan uang itu tanpa ijinnya sebagai RW. Bang Okim makin tak paham.

Apa sebenarnya yang membuat Bang Markasan berpikir Bang Okim memakai uang hadiah tersebut? Dan mengapa ia sebegitu marahnya pada Bang Okim? Benarkah sekedar rasa keadilan semata, atau lantaran rasa irinya melihat Bang Okim mendapat hadiah? Temukan jawabannya dalam lanjutan sinetron Tuhan Ada Dimana-mana malam ini mulai pukul 18.30 WIB, hanya di SCTV!

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Puji Astuti HPS, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan